PRABOWO MANIA 08 (RELAWAN ANTI-ANIES dan ANTI-PKS)

PRABOWO MANIA 08

By Azwar Siregar

Bergabungnya Jokowi Mania atau Joman dan membentuk Ormas Prabowo Mania 08, sangat saya syukuri.

Secara pribadi saya mengenal beberapa Relawan Joman ini. Mereka cukup kuat dan solid. Khususnya di Sumatera Utara.

Saya juga cukup mengenal secara pribadi Sekjen Joman. Ustadz Akhmad Gojali Harahap (Berdiri disamping Kanan Pak Prabowo). Kami berasal dari daerah yang sama. Kabupaten Padang Lawas Utara.

Saya sering bertemu Ustadz Akhmad Gojali Harahap di acara PARPALUTA (Parsadaan Padang Lawas Utara), sebuah Ormas perkumpulan perantau dari Padang Lawas Utara yang tinggal di seputaran Jabodetabek. Anggotanya ya ribuan.

Ustadz Gojali juga sepengetahuan saya adalah Ketua Perkumpulan Perantau dari Portibi. Sebuah daerah di Padang Lawas Utara.

Orangnya memang "benar-benar" orang pergerakan. Jago orasi. Pergaulannya luas. Paham politik dan sudah "khatam" urusan Pergerakan Relawan.

Jadi salah besar kalau ada yang menganggap Joman atau dalam hal ini Prabowo Mania 08 datang hanya membawa Gerbong Kosong. Justru relawan-relawan seperti mereka ini sudah teruji dan terbukti mampu bergerak sangat efektif.

Saya tetap berkeyakinan, sekalipun PDIP akan mencalonkan Capresnya sendiri, Pemilih Pak Jokowi kemungkinan 60-70 persen akan memilih Pak Prabowo. Termasuk konstituen dari Partai Nasdem di Pilpres 2019.

Apalagi kalau sampai PDIP memutuskan bergabung dengan KKIR (Koalisi Gerindra-PKB). Dengan sendirinya KIB juga sebagai "partainya ikut Pak Jokowi" akan ikut bergabung. Begitu juga sebaliknya. Kalau KKIR dan KIB sudah duluan bergabung, PDIP mau tidak mau akan ikut bergabung.

Ada sedikit yang cukup menarik menurut saya. Ketua Joman, Lae Noel sebelum memutuskan mendukung Pak Prabowo, duluan sowan ke Tower Nasdem. Banyak yang berpikir kalau Noel dan kawan-kawan akan mendukung Anies. Termasuk saya. Tapi ternyata malah ke Pak Prabowo.

Ada apa?
Jangan-jangan Nasdem yang malah "meminta" Joman ke Pak Prabowo. Karena kemungkinan Nasdem juga di detik-detik terakhir akan berbelok arah. Namanya juga politik. Kejam Ibu Tiri lebih kejam Ibu Kota. Kejam Ibu Kota lebih Kejam lagi Politik!

Saya juga sempat kepikiran, kalau sampai Joman mendukung Anies, apa bukan membawa Gerbong Kosong namanya. Karena kawan-kawan saya yang Relawan Joman itu sangat "anti" Anies. Dan kalau boleh saya tambahkan, sangat anti PKS. Sama saja dengan Nasdem yang mendukung Anies. Maaf-maaf saja, menurut saya Kader dan Pemilih Nasdem mayoritas tidak akan memilih Anies.

Jadi sangat masuk akal, kalau semisal di detik-detik terakhir nanti Nasdem akan berbelok. Jadinya Capres yang maju cuma satu pasangan. Pasangan dari Koalisi Besar (KKIR + KIB + PDIP dan Nasdem). 

Kemungkinan besar, Pilpres 2024 bisa saja cuma maju satu pasangan Capres-Cawapres.

Terlalu besar pertaruhan yang akan dilakukan oleh Nasdem dengan Koalisi Perubahannya. Saya yakin Pak Surya Paloh tidak akan mau mempertaruhkan segalanya demi Perang yang dia tahu tidak akan bisa dia menangkan. Pak Paloh itu Politikus sekaligus Pengusaha. Naluri Bisnisnya sangat kuat.

Begitupun saya tetap berharap, Pilpres tetap minimal dua pasangan Capres-cawapres. Sangat tidak asyik kalau Pilpres hanya Satu Pasangan melawan Kotak Kosong.

Selamat Bergabung Prabowo Mania 08, ditunggu Ormas dan Relawan-relawan lainnya di Rumah Besar NKRI bersama Prabowo Subianto. Indonesia Jaya dan kembali jadi Macan Asia.

(fb)

Baca juga :