Ternyata Penangkapan Kapolda Jatim dari Kasus Yang Ditangani Polda Metro Jaya, Bung Iyut: HAHAHAHAHAHAHAHAHA... Polda Metro... Eaaaaaaaaa....

[PORTAL-ISLAM.ID]  Irjen Pol Teddy Minahasa yang baru saja diangkat menjadi Kapolda Jawa Timur, kemarin (13/10/2022) ditangkap terkait dengan kasus narkoba. 

Dan ternyata.... penangkapan Irjen Teddy Minahasa ini berdasarkan pengembangan kasus narkoba yang ditangani Polda Metro Jaya.

"Beberapa hari lalu Polda Metro melakukan pengungkapan terhadap jaringan peredaran gelap narkoba berawal dari laporan masyarakat kemudian saat itu berhasil diamankan dari 3 orang masyarakat sipil kemudian dilakukan pengembangan dan ternyata mengarah melibatkan anggota polisi berpangkat Bripka dan Kompol jabatan Kapolsek," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (14/10/2022).

Kapolri menjelaskan, kasus ini berawal dari pengungkapkan kasus narkoba oleh Polda Metro Jaya.

Dari penangkapan tiga orang dalam kasus narkoba, polisi mendapat keterangan bahwa barang haram tersebut berasal dari anggota polisi berpangkat Bripka. Dari situ polisi terus melakukan pengembangan dan didapat ada keterlibatan anggota berpangkat Komisaris Polisi yang merupakan seorang kapolsek.

"Dan kemudian berkembang pada seorang pengedar dan mengarah pada personel oknum anggota Polri berpangkat AKBP mantan Kapolres Bukittinggi," kata dia.

Dari situ, polisi akhirnya mendapat nama Irjen Teddy Minahasa ikut terlibat. 

Dari keterangan para bandar itu, mereka mengaku mendapat stok sabu-sabu dari barang bukti sitaan Polres di Sumatera Barat. Sabu-sabu barang bukti yang dijual oleh Perwira tinggi itu sebanyak 5 kilogram.

Sabu-sabu tersebut per kilogramnya dijual Rp 400 hingga Rp 800 juta. 

Irjen Pol Teddy Minahasa diduga mendapat setoran Rp 300 juta per kilo.

***

Penangkapan Irjen Teddy Minahasa yang ternyata terkait dengan kasus yang ditangani Polda Metro Jaya ini sontak menimbulkan spekulasi.

"...HAHAHAHAHAHAHAHAHA...

(((((((((((Polda Metro)))))))))))))))

Eaaaaaaaaa....," cuit aktivis buruh Bung Iyut @kafiradikalis.

Perlu diketahui, pada kasus SAMBO ada tiga Kapolda yang sempat ditengarai terlibat.

Ketiga kapolda yang dimaksud adalah Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Fadil Imran, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nico Afinta dan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Panca Putra Simanjuntak.

Tiga Kapolda ini pun sudah diperiksa dalam kasus Sambo. 

Namun ketiganya kemudian dinyatakan tidak terlibat dalam rekayasa (obstruction of justice) kasus pembunuhan Brigadir J.

Hanya saja, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta akhirnya 'tersandung' kasus Tragedi Kanjuruhan dan kemudian dicopot dari jabatannya yang lalu digantikan oleh Irjen Pol Teddy Minahasa.... yang kemudian beberapa hari kemudian DITANGKAP DALAM KASUS NARKOBA pengembangan dari penyidikan POLDA METRO JAYA.

Itulah rangkaian peristiwa yang menimbulkan berbagai asumsi dan spekulasi di tengah publik.