Aplikasi JAKI Raih Medali Emas di Ajang ASEAN Kalahkan Singapura, Terima Kasih Pak Anies

Jakarta sudah jadi Kota Global di era Anies, kok kini mau balik ke Manual... 

Kalahkan Singapura, Jakarta Raih Medali Emas di AICT Award Lewat Inovasi JAKI

Aplikasi Jakarta Kini (JAKI) meraih medali emas di ajang ASEAN ICT Awards (AICTA) 2021 untuk kategori Public Sector (Sektor Publik), yang diumumkan pada 28 Januari 2022. 

Salah satu aplikasi andalan Jakarta ini bahkan berhasil mengalahkan Singapura.

Inovasi JAKI di kategori sektor publik ini berhasil memukau dewan juri yang terdiri dari sepuluh anggota masing-masing negara ASEAN, serta dua juri independen dari Jepang dan China. 

“Kesuksesan JAKI tidak akan terwujud tanpa partisipasi dari kolaborator-kolaborator kami, seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah, dan warga Jakarta yang terus berupaya membuat inovasi untuk menyediakan aksesibilitas layanan dan informasi publik melalui integrasi dan kolaborasi,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikutip dari PPID, Minggu (30/1/2022).

Pada final ajang AICTA 2021, JAKI berhasil mengalahkan negara-negara unggulan seperti Singapura yang selalu mendominasi dan menjadi juara di ajang AICTA untuk kategori Sektor Publik. 

Shita Laksmi, salah satu juri IdenTIK 2020 dan ASEAN ICT Awards 2021 mengatakan, sektor publik merupakan kategori yang menaungi inovasi teknologi informasi yang dilakukan oleh organisasi pemerintah untuk menyediakan layanan publik yang efisien. 

Sebelumnya, beberapa perwakilan negara lain pernah memenangkan kategori ini. Pada 2019, tiga peringkat teratas secara berurutan diraih oleh Road Tax (Laos), IMDA Lab on Wheels (Singapura), serta Parents Gateway (Singapura).

“Indonesia belum pernah dapat emas untuk Sektor Publik. Jadi, kemenangan JAKI di AICTA melawan negara ASEAN adalah bukti bahwa inovasi teknologi anak bangsa mampu bersaing di kancah internasional. Aplikasi JAKI komprehensif dalam menyelesaikan banyak persoalan di sektor publik. Banyak layanan jadi lebih efektif dan efisien, sehingga memudahkan warga tanpa harus mengunduh banyak aplikasi,” ujar Shita.

(Sumber: Kumparan)