K.H. Cholil Nafis: Apa yang Disampaikan Fahri Hamzah di ILC Cukup Mewakili Aspirasi Kita


[PORTAL-ISLAM.ID] JAKARTA - Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat, KH. Muhammad Cholil Nafis memberi komentar terkait paparan yang disampaikan Fahri Hamzah di ILC tvOne tadi malam (5/12/2017).

"Cukup mewakili aspirasi kita. Proyek islamophobia masih ngalir ke kantong-kantong yang takut menyebut kafir," kata Kyai NU asal Sampang Madura ini melalui akun twitternya.

Hal ini disampaikannya menanggapi aktivis muda Muhammadiyah, Mustofa Nahrawardaya yang menyebut "ILC malam ini, cukup Om @Fahrihamzah saja, sebenernya udah kelar. Setuju Tuips?"

Sebagaimana diketahui, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menjadi salah satu nara sumber di ILC tvOne tadi malam yang mengangkat topik hangat Reuni 212.

Dalam uraiannya, Fahri menyebut adanya Islamophobia yang kencang akhir-akhir ini. Bahkan terminologi "Kafir" yang disebut di dalam Al-Quran dicurigai dianggap hatespeech.

"Jangan istilah kafir ini bikin kita tegang. Kafir ini terminologi yang ada dalam Kitab Suci. Ini dicurigai seolah kalau ada kafir dalam Al-Quran itu kemudian Al Quran menjadi kitab fundamentalis. Kan kacau ini."

"Yang kita pastikan tidak ada kata kafir dalam konstitusi, tidak ada kata kafir dalam Undang-undang, karena itu terminologi dalam agama. Begitu dong ngomongnya."

"Jangan kemudian terus menerus mengompori orang 'Islam nih gak relefan perlu direformasi, ini banyak sekali hatespeech di dalam Al Quran'. Ini apa omongan-omongan begini? Dan saya khawatir kalau ini menjadi madzhab negara ini bahaya sekali."

"Maka mari kita ke tengah. Harus ada kesadaran kita bahwa ada ruang yang bernama Agama dan ada ruang yang bernama Negara. Dan founding fathers kita sudah menyelesaikan hal ini dengan baik. Dibuatlah fondasi negaranya namanya Pancasila. Orang Islam menyebut Pancasila sebagai maqoshidus syariah (tujuan bersyariat juga tujuan bernegara). Jadi kalau ada orang ngomong Syariat jangan ditakut-takutin dong. Maka saya menentang Perppu Ormas itu, karena yang saya takutkan adalah terminologi-terminologi agama ini mau dianggap hatespeech (ujaran kebencian). Dan itu bikin yang besar ini (Umat Islam) jadi tidak tenang. Orang ngomong Khilafah sebagai ide sebagai pikiran silakan... kenapa sih takut berdebat?"

"Ini penasihat-penasihat Jokowi ini bodoh... bodoh..."



[video ringkas Fahri di ILC]