Romy PPP: "Soal nonton Bokep, jangan jadi ukuran memilih Pemimpin"

[PORTAL-ISLAM.ID]  Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP Muhammad Romahurmuziy alias Romy di acara CATATAN DEMOKRASI tvOne (9/5/2023) menyebut kriteria memilih Pemimpin bukan berdasarkan dia maksiyat atau tidak, dia sholeh atau tidak.

"Seorang Pemimpin yang ahli maksiyat masih memiliki hak untuk ditaati, sepanjang dia tidak melarang kebebasan beragama," kata mantan narapidana kasus korupsi suap jual beli jabatan di Kementerian Agama ini.

"Jadi persoalannya adalah kualitas dan kapasitas memimpin, bukan kesolehan," ujar Romy yang divonis 2 tahun penjara karena terbukti menerima suap Rp325 juta dari Haris Hasanudin dan Rp91,4 juta dari Muafaq Wirahadi.

"Jadi jangan menyoal wah ini suka lihat film bokep... ini bukan ukuran (dalam memilih pemimpin)," kata Romy yang tertangkap operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 15 Maret 2019 itu.

[VIDEO]
Baca juga :