Breaking News: Pertamina Plumpang Meledak! 14 Korban Tewas, Ratusan Korban Dievakuasi

[PORTAL-ISLAM.ID]  JAKARTA - Depo Pertamina Plumpang di Koja, Jakarta Utara meledak dan terbakar pada Jumat malam (3/3/2023). 

Ini adalah kali kedua Depo Pertamina Plumpang, terminal BBM terpenting Indonesia dan objek vital nasional meledak dalam sekitar dua dekade terakhir.

Sebanyak 14 orang tewas dalam insiden ledakan pipa milik Pertamina di Plumpang, Jakarta Utara, Jumat (3/3) malam. Tak hanya itu, kebakaran yang melanda Depo Pertamina Plumpang itu mengakibakan puluhan korban luka-luka.

Jumlah korban meninggal dan luka-luka itu akibat ledakan pipa Pertamina itu diungkapkan oleh Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Gidion Arif Setyawan saat ditemui di lokasi, Jumat malam.

"Sampai saat ini 14 orang meninggal dunia dan beberapa mengalami luka bakar di RS rujukan RS Pelabuha, Tugu, (RS) Mulyasari," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Gidion Arif Setyawan. 

Menurutnya, ada dua RW di Kelurahan Rawa Badak Selatan yang terdampak dari kebakaran Depo Pertamina Plumpang. Kekinian, petugas gabungan dari unsur TNI-Polr hingga petugas pemadam kebakaran masih terus melakukan evakuasi korban-korban lain di lokasi kebakaran.

Diketahui, peristiwa kebakaran pipa milik Pertamina di kawasan Plumpang, terjadi pada pukul 20.05 WIB. Diduga kebakaran yang melanda Depo Pertamina Plumpang itu akibat pipa bensin tersambar petir.

“Tapi ini batu laporan awal, nanti kita konfirmasi lagi,” kata Kasie Ops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Abdul Wahid, Jumat.

Dia mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pemadaman dan melakukan evakuasi terhadap para warga yang ada disekitar lokasi.

“Kita lagi coba evakuasi para warga yang tinggal disekitar lokasi,” katanya saat dikonfirmasi, Jumat.

Hingga saat ini, kata Abdul, pihaknya telah mengerahkan sebanyak 18 unit mobil pemadam yang diisi oleh 90 personel.

“Kemumgkinan bakal terus bertambah. Kita juga meminta bantuan dengan Dinas,” jelasnya.

Ratusan Korban Dievakuasi

Ratusan warga dilaporkan menjadi korban akibat peristiwa tersebut. Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara, Rijal mengungkapkan lebih dari 100 korban sudah dievakuasi di kantor PMI Jakarta Utara yang beralamat di Jalan Plumpang Semper, Koja, Jakarta Utara. Namun, ia belum bisa menerangkan secara detail berapa banyak data korban lantaran korban yang masih terus berdatangan hingga kini.

"Belum ada data yang pasti saat ini, karena korban akibat ledakan terus berdatangan ke kantor PMI Jakarta Utara. Kalau saya lihat korban pengungsi kebakaran lebih dari 100 korban jiwa," ungkap Rijal kepada Republika, Jumat malam.

"Kami langsung melakukan penanganan ya, untuk mereka yang mendapatkan luka bakar langsung kami bawa ke rumah sakit terdekat dan memang dari yang datang ke PMI saat ini banyak yang terkena luka bakar, banyak juga anak-anak yang hilang karena terpisah dengan orangtuanya," sambung Rijal.

Dihubungi secara terpisah, Dikin (36) warga Rawabadak Selatan, Jakarta Utara mengungkapkan sekitar pukul 20.45 WIB dirinya mendengar ledakan yang sangat besar. Hingga saat ini, asap hitam pekat masih terlihat dari rumahnya yang hanya berjarak 1,5 kilometer dari lokasi ledakan.

"Suara ledakan besar sekali tadi pukul 20.45 WIB, sekarang juga masih hitam pekat sekali asapnya," ungkapnya kepada Republika.

Hal senada diungkapkan Fendra. Saat ledakan terjadi, warga Koja, Jakarta Utara itu kebetulan sedang berada di sekitar Kelapa Gading, Jakarta Utara. Jarak antara Depo Pertamina Plumpang dan Kelapa Gading tidak sampai tujuh kilometer.

"Sempat dengar suara seperti petir yang besar sekali, tapi karena sedang hujan deras jadi saya agak ragu apakah itu suara petir atau suara ledakan kilang," ujarnya.

PT Pertamina (Persero) saat ini masih melakukan upaya pemadaman dan juga evakuasi warga di area Plumpang dekat Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Jakarta. .

Manager Communication, Relations & CSR MOR III Eko Kristiawan menjelaskan saat ini Pertamina masih melakukan upaya terbaiknya untuk memadamkan kobaran api. Pertamina juga sekaligus melakukan evakuasi warga agar tidak terdampak kebakaran.

"Terjadi peristiwa terbakarnya pipa penerimaan BBM di Integrated Terminal BBM Jakarta, Plumpang. Saat ini sedang dilakukan upaya penanggulangan dan evakuasi pekerja maupun warga disekitar lokasi berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait,"ujar Eko kepada Republika, Jumat.

Eko menegaskan, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat berupaya maksimal dalam penanggulangan insiden yang terjadi.

[VIDEO]
Baca juga :