[Eksklusif] Tersentuh Banyak Warga Terdampak Virus Corona Belum Dibantu Pemerintah, Ini Langkah Berani Wakil Ketua DPRD Jateng Quatly Alkatiri


[PORTAL-ISLAM.ID]  Lagi-lagi sebuah langkah berani dilakukan salah seorang Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah sebagai bentuk kepedulian nyata dan keberpihakan kepada rakyat kecil.

Kepedulian dan keberpihakan Quatly Abdulkadir Alkatiri, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah darih Fraksi PKS, kepada rakyat kecil dan kaum difabel memang tak perlu diragukan lagi. Kedua kelompok masyarakat tersebut selalu menjadi prioritas dalam tiap kiprahnya.

Seperti yang dilakukan Quatly di Mlese, Gantiwarno, Klaten Jawa Tengah, Sabtu, 11 April 2020. Tergerak oleh kesulitan yang dialami para konstituennya, Quatly bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak virus corona, Terjun langsung dari rumah ke rumah, Quatly tak hanya membagikan paket sembako dan masker, namun juga mengedukasi warga untuk bersama-sama mencegah penularan virus corona.


Paket sembako ini tidak hanya dibagikan untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan kaum jompo, namun juga menyentuh seluruh kelompok masyarakat yang terdampak virus corona, termasuk kaum urban perkotaan asal Klaten yang selama ini mengadu nasib di ibukota.

Secara eksklusif kepada Portal Islam, Quatly menggarisbawahi langkahnya ini merupakan upaya untuk memberikan bantuan secara tepat sasaran kepada warga yang betul-betul membutuhkan, karena bantuan dari pemerintah masih bersifat parsial.

Quatly juga mendesak Kabupaten/Kota dan Desa untuk segera melakukan pendataan akurat agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.

"Kalau tidak demikiam, maka nanti akan ada yang menerima dobel, tapi yang lain tidak menerima haknya", tandas Quatly.

Quatly menegaskan, pentingnya pemberian bantuan tepat sasaran merupakan hal yang harus diperhatikan setiap pemangku jabatan.

"Pendataan ini penting untuk mencegah terjadinya kolusi dalam pemberian bantuan," tegasnya.

Lebih lanjut Quatly menjelaskan, pendataan itu juga penting agar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dapat membantu kebutuhan Kabupaten/ Kota dalam memberikan bantuan kepada warganya.

"Misalnya di Kabupaten Klaten, ada 70 warga yang berhak menerima bantuan, pemerintah Kabupaten Klaten hanya mampu membantu 30 orang saja, maka sisanya akan dibantu oleh Provinsi. Maka pendataan secara tepat dan akurat sangat penting, "tegas Quatly.

Quatly juga menyampaikan keprihatinan akan munculnya berbagai fenomena memprihatinkan yang muncul menyusul meluasnya pandemi Covid-19, seperti mulai maraknya pencurian, PHK massal, hingga minimnya pelayanan kesehatan yang menyebabkan beberapa  ODP yang terpaksa melakukan karantina mandiri.

"Mulai marak pencurian akibat tidak meratanya (bantuan) atau tidak cepat tanggapnya pemerintah daerah dalam mengantisipasi pandemi Covid-19," pungkas Quatly seraya berharap pemerintah daerah dapat lebih sigap dalam mengantisipasi imbas negatif pandemi Covid-19 yang meresahkan masyarakat ini
loading...