Jaman Ahok-Djarot tingkat kemiskinannya naik pak, Jaman Anies turun jadi 3.42% (terendah 20 tahun terakhir), naik karena Pandemi tapi tetap Terendah Nasional

[PORTAL-ISLAM.ID]  Ketua DPP PDI-P yang merupakan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat merasa prihatin terhadap tingkat kemiskinan di DKI Jakarta saat ini.

"Prihatin ya, karena APBD DKI Jakarta ini kan besar banget. Kita tunggu-tunggu sebetulnya katanya menyubsidi rakyat miskin untuk mendapatkan rumah layak huni. Ternyata rumah dibangun dengan DP 0 rupiah juga enggak jelas berapa. Padahal APBD-nya besar banget," ujar Djarot di Sekolah Partai PDI-P, Selasa (21/6/2022).

Djarot mengatakan, apabila dia dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dulu diberi kesempatan memimpin kembali DKI Jakarta, ia yakin kemiskinan akan semakin turun.

Djarot bahkan menyebut angka kemiskinan bisa turun hingga di bawah 5 persen.

"Kalau dulu bersama Pak Ahok diberikan satu kesempatan lagi itu saya pastikan di bawah 5 persen (angka kemiskinan)," kata dia.

Pernyataan Djarot yang kalah di Pilkad DKI 2017 itu ditanggai ramai netizen.

Netizen membantah Djarot dengan data-data.

Data dan Fakta berbicara: justru di masa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mampu menurunkan tingkat kemiskinina secara signifikan hingga 3,42 persen. Ini pencapaian luar biasa, karena itu tingkat kemiskinan terendah dalam rentang 20 tahun terakhir.

Namun akibat Pandemi, tingkat kemiskinan DKI Jakarta (juga semua provinsi) mengalami kenaikan. Namun dibanding provinsi lain, DKI Jakarta tetap angka kemiskinan terendah.

"Jaman pak Ahok dan Bapak Djarot jadi Gubernur, itu tingkat kemiskinannya naik pak, dari 3.55 % jadi 4.09%, turun sebentar, terus naik lagi dri 3.61% jadi 3.78 %. jaman Pak Anies turun jadi 3.42%," ujar Burhan @tero2_boshu menyajikan data valid dari Kata Data.

Anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta mbak Tatak Ujiyati juga turut meluruskan omongan Djarot.

"Dear Pak Djarot, di bawah kepemimpinan Pak Anies angka kemiskinan DKI di bawah 5% lho. Bahkan pada masa pandemi sekalipun. DKI Jakarta tetap merupakan provinsi dg angka kemiskinan terrendah nasional," ujar Tatak Ujiyati di akun twitternya @tatakujiyati.