Jeng Sri Mulyani ga usah capek-capek "Malakin" Rakyat dengan pajak ini itu. Coba fikirkan Nasionalisasi Kebon Sawit Swasta buat bayar Utang Negara

Mbok ku Sri Mulyani ga usah capek capek "malakin" rakyat banyak dengan pajak ini itu. Coba fikirkan nasionalisasi kebon sawit swasta buat bayar utang negara. Saya jabarkan point by point:

🎉 Perkiraan total produksi CPO nasional kita ±  47 juta ton pertahun.

🎉 Harga CPO terkini mencapai ± US $2000 perton.

🎉 Biaya HPP CPO berkisar ±Rp 5000 perkilogram atau ±Rp 5 juta perton

🎉 Nilai tukar rupiah terhadap dolar sekitar ±Rp 14.000 per dollar.

🎉 Jika Harga CPO US$ 2000 perton dikalikan total produksi 47 juta ton pertahun maka ketemu angka penjualan CPO sekitar US$ 94 milyar dollar. Kalau dirupiahkan setara Rp. 1.316 triliun rupiah (seribu tiga ratus enam belas triliun rupiah).

🎉 Jika harga HPP total pertahun sekitar Rp 5 juta perton dikali 47 juta ton maka ketemu angka Rp. 235 Triliun.

🎉 Maka keuntungan produksi sawit setahun adalah...
Rp. 1.316 triliun - Rp. 235 Triliun = Rp. 1080 Triliun per tahun.

Pertanyaannya mau ga Rezim ini cq mbok Sri ku menasionalisasi perkebunan sawit swasta yang notabenenya menanam di tanah negara.

Hanya dengan perkebunan sawit dikuasai negara dan dikelola secara profesional maka dalam jangka 7 tahun atau kurang, maka UTANG NASIONAL KITA YG RP 7000 triliun menjadi LUNAAAAAAAAS.

NOTE...

KALAU BUTUH TENAGA PENGUSIRAN PENGUSAHA PEMBANGKANG YG TAK MAU ASETNYA DINASIONALISASI, SAYA DENGAN SENANG HATI MEMBANTU NEGARA MENGUSIR MEREKA DENGAN MENEGERAHKAN PASUKAN OPM PAPUA, GAK PERLU DENSUS LAH. OPM pasti dukung tugas khusus ini sebab lama lama Papua juga akan berubah hutan nya menjadi kebon sawit yg dukuasi hanya segelintir orang yg teranung di kelompok OLIGARKI NASIONAL.
🙄🙄🙄🙄🤔🤔😕😕😕

(By Alkindi Da Costa Cotto)

*fb