Duta Besar Palestina untuk PBB mengecam kebohongan Netanyahu tentang pemboman Rumah Sakit Gaza dengan menuduh pihak Palestina yang melakukan pemboman

[PORTAL-ISLAM.ID]  Lebih dari 500 orang tewas ketika Israel membom Rumah Sakit Baptis Al-Ahli di Gaza, berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan Palestina.

“Rumah sakit itu menampung ratusan orang yang sakit dan terluka, dan orang-orang yang terpaksa mengungsi dari rumah mereka karena serangan Israel lainnya,” ungkao juru bicara Kementerian Kesehatan Ashraf al-Qudra, dikutip dari Al Jazeera (17/10/2023).

Kepala bagian pediatri di Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza utara, Dr Hussam Abu Safiya, mengatakan pemboman terhadap rumah sakit tersebut “tidak masuk akal namun kita telah melihatnya berulang kali”.

“Kami berjuang untuk menyelamatkan anak-anak yang terluka, ibu hamil, bayi dilahirkan di sini,” kata Abu Safiya dalam sebuah pernyataan setelah serangan terhadap Rumah Sakit Arab al-Ahli.

Dalam rekaman video menunjukkan mayat-mayat berserakan di halaman rumah sakit tersebut.

Sontak dunia mengutuk Israel atas pembantaian dengan melakukan pemboman terhadap Rumah Sakit di Gaza ini.

Setelah kecaman luas dunia, Israel kemudian melancarkan kebohongan dengan menuduh pihak Palestina (kelompok Jihad Islam) yang melakukan pemboman.

Kebohongan Israel ini ditanggapi Duta Besar Palestina untuk PBB.

Duta Besar Palestina untuk PBB mengecam kebohongan Netanyahu tentang Rumah Sakit Baptis:

"Dia pembohong. Juru bicaranya dan juru bicara digitalnya men-tweet bahwa Israel melakukan serangan karena mengira rumah sakit ini adalah basis Hamas. Lalu dia menghapus tweet itu," kata Riyad Mansour Duta Besar Palestina untuk PBB dalam konpers yang disiarkan Aljazeera.

"Kini mereka (Israel) mengubah cerita dengan mencoba menyalahkan orang-orang Palestina. Itu bohong," tandas Duta Besar Palestina untuk PBB.  

"Juru bicara militer Israel sebelumnya telah membuat pernyataan yang memerintahkan evakuasi rumah sakit. Rumah sakit tersebut menjadi sasaran dan faktanya, mereka menyerang satu rumah sakit seminggu yang lalu. Mereka bertanggung jawab atas kejahatan itu dan mereka tidak bisa mengarang cerita untuk lari dari tanggung jawab," tegas Duta Besar Palestina untuk PBB. 

Ini Twitt yang dihapus... 

👇👇

"Angkatan Udara Israel menyerang pangkalan teroris Hamas di dalam sebuah rumah sakit di Gaza. Sejumlah teroris tewas," cuit Hananya Naftali.
Baca juga :