Hari Raya di Saudi kemungkinan jatuh pada Sabtu

[PORTAL-ISLAM.ID]  Tidak ada kemungkinan untuk melihat bulan sabit Syawal pada Kamis (20/4/2023) atau 29 Ramadhan, dan oleh karena itu Idul Fitri kemungkinan jatuh pada Sabtu, 22 April, menurut Pusat Astronomi Internasional (IAC).

Demikian diberitakan media Saudi berbahasa Inggris Saudi Gazette (17/4/2023).

Badan astronomi yang berbasis di Abu Dhabi ini mengatakan dalam sebuah pernyataan di akun Twitter bahwa prediksinya didasarkan pada informasi astronomi dan bahwa tanggal pasti Idulfitri hanya akan dikonfirmasi oleh pihak berwenang yang bersangkutan berdasarkan penampakan bulan baru.

Penampakan bulan sabit pada Kamis malam sangat sulit karena membutuhkan teleskop yang tepat, pengamat profesional, dan kondisi cuaca yang luar biasa. 

"Melihat bulan sabit pada hari Kamis tidak mungkin dilakukan dengan mata telanjang dari manapun di dunia Arab dan Islam.

Melihat bulan sabit pada hari Kamis tidak mungkin dilakukan dengan teleskop di sebagian besar negara Arab dan dunia Islam, dengan pengecualian sebagian Afrika Barat mulai dari Libya, tetapi penglihatan tetap sangat sulit dan membutuhkan teleskop yang akurat, pengamat profesional, dan cuaca luar biasa. Kondisi dan kombinasi dari faktor-faktor ini jarang terjadi, dan oleh karena itu tidak diharapkan untuk melihat bulan sabit, bahkan menggunakan teleskop, dari manapun di dunia Arab, kecuali kondisi yang disebutkan di atas tersedia.

Dengan demikian, prinsip melihat hilal sebagai syarat awal bulan maka Idul Fitri jatuh pada Sabtu, 22 April," demikian pernyataan Pusat Astronomi Internasional (IAC).

Penglihatan tetap sangat sulit dan membutuhkan teleskop yang akurat, pengamat profesional dan kondisi cuaca yang luar biasa, kata pusat tersebut sambil mencatat bahwa kombinasi faktor-faktor ini jarang terjadi, dan oleh karena itu bulan sabit diperkirakan tidak akan terlihat bahkan dengan menggunakan teleskop dari mana pun di dunia Arab.

SELENGKAPNYA 👇👇

Baca juga :