Wamen Raja Juli Antoni Sebut Jokowi Layak Dapat Nobel Ekonomi Seperti Hernando de Soto, PADAHAL Tidak Ada Nama Hernando de Soto Peraih Nobel Ekonomi

Dalam Kuliah Umum yang disampaikan di hadapan para Guru Besar dan para Wisudawan Universitas Darul Ulum, Jombang, pada hari Sabtu, 15 Oktober 2022 yang lalu, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Raja Juli Antoni (yang juga politikus PSI), menyatakan bahwa: 

"Hernando de Soto, seorang ekonom dari Peru, karena pencapaiannya dalam menyertifikasi 1,58 juta bidang tanah, telah memenangkan Hadiah Nobel Ekonomi. Sehingga, menurut Raja Juli Antoni, Jokowi yang dalam waktu 8 tahun saja telah berhasil menyertifikasi 40 juta bidang tanah, tentunya juga layak untuk memperoleh Hadiah Nobel Ekonomi, seperti yang telah diberikan kepada Hernando de Soto.” 


PADAHAL, KENYATAANNYA, sejak tahun 1969 hingga tahun 2022, Nobel Ekonomi itu telah dibagikan sebanyak 54 kali kepada 92 orang pemenang, namun tak ada seorang pun pemenangnya yang bernama Hernando de Soto sama sekali, seperti pernyataan Wamen ATR/BPN, Raja Juli Antoni tersebut.


***

Bayangkan, di hadapan sivitas akademika, masih berani memberikan sebuah kuliah yang berkonten disinformasi? Itu wamen atau buzzer politik? 

(Oleh: Desi Suyamto)