Kuliah Jokowi di UGM Disebut-sebut Cuma Dua Tahun, Masuk 1983, Wisuda 1985, Jeniuskah?

[PORTAL-ISLAM.ID]  Riwayat pendidikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih terus menyedot perhatian publik setelah eks Gubernur DKI Jakarta itu disebut memakai ijazah palsu dalam berbagai karir politiknya di tanah air.

Selain tudingan ijazah palsu, sejumlah pengguna media sosial kini menyoroti durasi Jokowi menempuh pendidikan dari jenjang Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi yang dinilai ganjil oleh banyak pihak. Salah satu hal yang menarik perhatian adalah, Jokowi disebut dua tahun saja meluluskan kuliahnya di Universitas Gadjah Mada (UGM).

"Berdasarkan data ini Jokowi Masuk Sd 1973 berarti hanya 3 thn sekolah. Masuk smp 1976 4 thn sekolah. masuk Sma 1980 3 thn sekolah. masuk ugm 1983. Wisuda UGM 1985 di ugm hanya 2 thn jadi sarjana ?? kok bisa? juniuskah ?," tulis akun @von_edison dikutip Selasa (11/10/2022).

Dalam cuitannya netizen ini juga memberikan sebuah pemberitaan sebuah media daring terkait pendidikan Jokowi Berdasar pemberitaan itu, dituliskan bahwa pendidikan Jokowi mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) berada di Solo. Kemudian melanjutkan kuliah di Yogyakarta.

Saat mengenyam pendidikan dasar 1973, Jokowi bersekolah di SD Negeri 112 Tirtoyoso. Letak sekolah itu daerah Banjarsari, Solo, Jawa Tengah. Sekolah SD Jokowi dikenal untuk kalangan menengah ke bawah.

Setelah lulus SD, Jokowi masuk ke SMP Negeri 1 Surakarta pada tahun 1976. Letak sekolah ini di Jalan MT Haryono 4, Surakarta, Jawa Tengah.

Ketika lulus SMP, Jokowi sempat ingin masuk ke SMA Negeri 1 Surakarta di tahun 1980. Tapi dia gagal masuk, sehingga mengantarkan dirinya untuk mengenyam ilmu pendidikan di SMA Negeri 6 Surakarta.

Pada saat lulus dari SMA Negeri 6 Surakarta, Jokowi diterima di Jurusan Kehutanan, Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Sejumlah netizen pun menanggapi cuitan dan berita tersebut. Mereka heran tak ada teman seangkatan Jokowi yang membantu Presiden untuk klarifikasi.

"Yg aku heran… Kog gk ada temen seangkatan nya baik SMP,SMA, UGM utk bantu beliau klarifikasi…apa sdh wafat semua?," tulis salah satu netizen.

"Kalo SMA 6 sepertinya ada benarnya karena beberapa thn lalu Reuni Akbar mengundang Jokowi tapi presiden Jokowi tdk dtg, tapi lihat data yg diungkap kompas ini tampak tdk masuk akal hanya teman2 sekelasnya yg bisa menjawab kebenaranya ????????????," tulis lainnya.

"Dengan segala keriuhan ijazah palsu ini belum muncul seorang pun teman dari Jokowi, baik di SD, SMP, SMA, dan UGM yang muncul dan bersaksi bahwa ia adalah teman sekelas atau seangkatan Jokowi. Yang ada hanya photo-photo bisu tentang reuni.," kritik lainnya.

Sumber: populis.