Anies, Kah? Bismillaaaah!

Anies, Kah? Bismillaaaah! 

Oleh: Yai Abrar Rifai

Anies Baswedan, nama yang akhir-akhir ini ramai diperbincangkan. Baik oleh mereka yang suka, atau yang tidak suka. 

Tak dapat dibendung, di tengah upaya para pembenci untuk menjatuhkan Anies, tapi lelaki asli alumni UGM tersebut terus melambung. 

Di tengah upaya banyak orang untuk membusukkan Anies, tapi harum bebungaan yang ditebar Anies terus semerbak. 

Cahaya itu terus menyala, walau para buzzer dan tak terkecuali para pejabat Negeri melakukan segala usaha untuk memadamkannya. 

Anies tak pernah membalas hujatan. Sebab orang-orang kerdil tak akan bisa menjangkaunya, walau harus merakit bermacam tangga kebohongan. 

Masih teringat, saat kewafatan KH. Salahuddin Wahid (Gus Solah), di tengah riuh para pelayat, Anies adalah salah satunya. Itulah pertama kali saya bertatap muka, bersalaman dan berbincang singkat dengan mantan Rektor Universitas Paramadina tersebut. 

Orang-orang riuh berebut salaman dengannya. Seorang berteriak, “Wes, aku gak salaman gak popo, tapi Pak Anies tak dungakno ae!” (Aku tidak salaman tidak apa, yang penting Anies tak doakan saja)

Pak Anies mencari asal suara tersebut. ”Ndungakno yo penting, tapi nek arep salaman ayo,” katanya, sambil meraih tangan orang tersebut. Saya pun ndusel ikut berfoto. 

Itu pertemuan pertama, dan hingga kini saya belum lagi bersua fisik dengan Anies Baswedan. Tapi segenap kabar lelaki tersebut, saya lahap. Baik ketika menjadi menterinya Jokowi, dan terus selama ia menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Saya ber-angan, kalau orang ini jadi Presiden Indonesia, kerenlah! Ganteng, cerdas, cakap dan santun. Bahasa lisan dan bahasa tulis, bisa ia komunikasikan dengan baik. Komunikatif dan terbuka. 

Visioner, berkemajuan dan berwawasan Nusantara. Tapi ia tidak gagap bergaul dalam kancah Internasional. Walau secara formal jabatannya adalah gubernur, tapi Anies tak sedikitpun canggung dan gaguk bergaul dengan para pemimpin Dunia! 

Hingga tibalah Surya Paloh dengan Nasdem mendeklarasikannya sebagai Bacapres, di tengah kabar yang tersiar bahwa KPK sedang beroperasi membidik Anies. 

Surya Paloh tak main-main. Sejak Presiden dipilih langsung, Si Brewok ini selalu tepat memilih calonnya. SBY dua periode berturut-turut, Jokowi dua periode berterusan. 

Saya istikharah. Bertanya sana sini, dari puncak gunung hingga samudera lepas saya tanya, ”Apakah Anies Baswedan harus saya dukung?” 

Semua serempak menjawab, “Gaaaaaas!” 

(*)