Dari Mana Para Jenderal Polisi Hidupnya Mewah? Padahal Gajinya Cuma Segitu

MISTERI

By Tere Liye (penulis novel 'Negeri Para Bedebah')

Gaji jenderal polisi itu take home pay, totalkan semua gaji, tukin, tunjangan lain-lain, tidak akan lebih dari 30-40 juta. Setahun 360-480 juta. Apakah ini besar? Jelas besar utk pendapatan rata-rata di Indonesia. Tapi itu tidak akan cukup membuat polisi bisa gonta ganti mobil tiap bulan. Tidak nyambung.

Berapa gaji AKBP, Kombes? Lebih kecil dari itu.

Kasus Sambo ini adalah momentum emas bagi polisi utk bersih-bersih. Terutama buat Jenderal-jenderal yang jujur, lurus, bersih. Kalian harus semangat sekali bersih-bersih. Jangan ragu-ragu.

Jika Kapolri berani, Kompolnas juga bunyi, DPR betulan mendukung bersih-bersih, bukan cuma lip service, keluarkan peraturan bersama pemerintah yang membuat semua perwira ke atas melaporkan asetnya.

Buka semua data. Jika dia menyembunyikan asetnya, tidak dilaporkan, proses. Jika dia menitipkan asetnya atas nama orang lain, menyembunyikannya, proses. Harus jelas dari mana aset itu didapat, nyambung tdk dengan gajinya. Karena kadang bingung loh, sekelas polisi di kabupaten, kok bisa istrinya ganti-ganti tas hermes.

Misteri sekali.

Mereka punya bisnis, usaha resmi? Mereka betulan dapat warisan? Harus jelas aset-aset tsb. PPATK bisa bantu menelusuri, memeriksa laporan aset tsb. Kita punya semua alat utk melakukan bersih-bersih ini.

Kasus Sambo ini benar-benar momen tepat jika polisi mau bersih-bersih. Atau kita akan terus begini saja.

Apa kata Gus Dur? Bangsa kita ini penakut. Orang-orang yg punya kuasa menegakkan hukum, eh, mereka malah takut melakukannya.

Kamu penakut juga? Percuma jadi kapolri, menko, jika takut juga. Ayo, jangan ragu-ragu, rakyat akan mendukung kalian soal bersih-bersih polisi ini. Ingat loh, kalian dulu rebutan ngiler loh megang posisi ini. Masa' sdh berkuasa, malah ngeles, bilang itu tdk mudah. Itu teh tugasmu.

(24/8/2022)

*fb