Ada Nikita Mirzani dan Hotman Paris di Balik Holywings

[PORTAL-ISLAM.ID]  Holywings terseret kasus besar setelah Polres Metro Jakarta Selatan menetapkan direktur hingga admin media sosial Holywings Indonesia sebagai tersangka dalam kasus promo miras bagi orang yang memiliki nama Muhammad dan Maria. 

Beberapa outlet Holywings Indonesia di sejumlah lokasi pun terpantau masih ditutup.

Sontak tersiar kabar bahwa Holywings adalah unit usaha yang dimiliki oleh selebritas Nikita Mirzani dan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea. Ternyata tidak, mereka berdua hanyala pemegang saham dari usaha tempat hiburan malam ini.

Holywings didirikan oleh PT Aneka Bintang Gading pada tahun 2014. Bisnis usaha ini bergerak di bidang food and beverage. Holywing mencakup 3 unit usaha hingga saat ini, yakni Holywings Bar, Holywings Club, dan Holywings Restaurant.

Berdasarkan dari informasi yang tertera di laman resmi Holywings.com, nama sosok di balik Holywings diketahui adalah Eka Setia Wijaya. Pada laman linkedIn pribadinya pun tertera posisinya sebagai restaurant owner di PT Aneka Bintang Gading. Sebagai Co-Founder dari Holywings Group, ada sosok Ivan Tanjaya seperti dikutip dari biografi profil Instagram pribadinya. 

Holywings Group kini mengelola segudang bisnis yang bergerak di bidang kuliner sekaligus hiburan malam, terutama tempat penjaja minuman beralkohol seperti bar dengan berbagai konsep unik. 

Sementara itu, Hotman Paris dan Nikita Mirzani resmi menjadi pemegang saham Holywings pada bulan Mei 2021. 

Selain sebagai pemegang saham, Hotman Paris dan Nikita Mirzani selaku pemilik saham sering menjadi penyambung kepada masyarakat perihal bisnis Holywings.

Holywings saat ini memiliki sekitar 30 outlet yang tersebar ke seluruh Indonesia. Holywings tersebar di kota-kota besar seperti Batam, Pekanbaru, Medan, Jakarta, Surabaya, Bali, hingga Makassar. Holywings juga berencana akan mendirikan projek bar di Bali yang digadang-gadang sebagai yang terbesar se-Asia.

"Yang jelas sekarang Holywings sudah ada 30 (outlet) dan proyek terbesar nanti di Bali yang akan dibangun beach club terbesar di Asia. Di situ Nikita dan Hotman Paris ikut," ujar Hotman Paris melalui unggahan di Instagram pribadinya pada Jumat 7 Mei 2021.

Pada Youtube resmi Holywings, Ivan menceritakan Holywings tercipta setelah bisnis kedai nasi gorengnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara dan terus mengalami kerugian. Gerai nasi goreng itu hanya bertahan selama tiga tahun. Akhirnya, kedua pebisnis itu memutar otak dan menemukan ide untuk melakukan rebranding menjadi Holywings yang mengusung konsep baru seperti sekarang. 

(Sumber: TEMPO)