MAKHLUK MERAH... Menyesatkan Tokoh Muda Doktor Pinter Kitab Kuning

MAKHLUK MERAH
(Kisah Halusinasi)

Ini adalah kisah halusinasi, yang terjadi di negara halusinasi. Dikisahkan waktu awal-awal sosok muda yang kalem muncul sebagai pendakwah di dunia YouTube, banyak menyita perhatian publik. Sayapun termasuk orang yang mengagumi Doktor yang alumni Timur tengah itu.

Orangnya masih muda, ganteng, pandai membaca kitab kuning, kaya akan literatur, membuat semua kajian keagamaanya sangat diminati orang banyak, terutama di kalangan muda.

Awal mulanya kajiannya bagus dan sangat menarik dan normal saja, akan tetapi kurang lebih beberapa bulan ini muncul kajian yang aneh dan ganjil. Antara lain pembahasan tentang Ismu Ruh (nama ruhani), Ketemu dengan Guru Wali, Wali Mamlatiyah, Wali Ghouts, Imam Mahdi, Imam Mahdi Turun di Indonesia.

Mendengar kajian tentang tema di atas ada yang ganjil dan "terasa" enerji negatif dalam kajian tersebut. Lalu sayapun menelusuri dan melihat dari manakah enerji negatif yang halus ini...?

Ketika saya telisuri lalu ketemulah foto dan video guru/mursyidnya yang mengaku dirinya sebagai Wali Ghouts. Ketika melihatnya saya sangat kaget, saat itu juga saya "diperlihatkan" adanya sosok "Makhluk Merah" di belakangnya. Mungkin saya yang sedang halu, maklum sering melihat film horor, jadinya suka halusinasi.

Dari Makhluk Merah inilah daya enerjinya dipancarkan melalui muridnya yang ahli agama, sehingga ketika orang lain melihat dan mendengar ceramah orang tersebut, maka akan mempengaruhi secara halus dengan kekuatan untuk mempengaruhi ke dalam penonton dan pendengarnya.

Dari Abdullah Bin Umar, bahwa sesungguhnya dua orang laki-laki dari Timur datang, keduanya lalu berkhutbah sehingga membuat orang-orang terpesona oleh mereka. Maka Rasulullah Saw. Bersabda, "Sesungguhnya. Sebagian dari ucapan menjadi (seperti) Sihir." (Hr. Bukhari)

Artinya banyak orang terpengaruh dan kagum karena bujuk rayu seseorang hanya dengan ucapan yang tertata dan tersusun rapi. Apalagi bagaimana jika ucapan tersebut dilandasi dengan enerji Makhluk Merah...?!

Awalnya "penglihatan" ini saya bantah sendiri, maklum saya sedang halu, lalu ketika kulihat semua video yang berkaitan membahas tema di atas, selalu ada enerji yang terhubung kepada gurunya yang Wali tersebut.

Yang lebih mengagetkan ketika beliau sedang ceramah lalu marah-marah sampai mengeluarkan kata Anji**, di situlah kelihatan sangat jelas perubahan kedua matanya yang penuh kemarahan dan kebengisan dari Makhluk Merah tersebut. Begitu juga auranya yang biasa menjadi lebih menyengat panas dari Nar (api) bukan Nur (Cahaya).

Padahal orang tersebut bukan begitu karakter aslinya, beliau orang yang berakhlak dan santun. Jadi sangat berbeda bukan seperti karakter beliau yang asli.

Makhluk Merah itu sedang marah, lalu "merasuki" dan memaki dihadapan para jamaahnya. Mahluk merah tersebut hawatir kalau Doktor tersebut sadar dan kembali bertaubat, karena habis dinasehati oleh guru-gurunya dan para ulamak-ulamak lainnya dan sahabat seangkatan waktu belajar di Timur Tengah.

Cobalah anda lihat vodeo ceramahnya ketika waktu marah dan mengatakan Anji**, putar berulang kali, akan terlihat perubahan wajah dan kedua mata yang penuh kemarahan. Bagi anda yang telah terbuka Latifatun Nafsi Annatiqoh di kening, insya Allah akan bisa lihat dengan jelas wujud Makhluk Merah tersebut.

Setelah melepas kemarahan, orang tersebut istighfar, akhirnya Makhluk Merah itu keluar dari tubuh orang itu. Dari situlah saya semakin yakin dan berhalusinasi bahwa Doktor tersebut dalam belenggu dan kungkungan "Sihir".

Tanda-tanda orang yang sedang dipengaruhi sihir itu antara lain:
- Logikanya tumpul
- Kedua sorot matanya tidak fokus
- Melihat sekitarnya kurang terang, seperti kondisi mendung.
- Emosi yang tidak terkendali.
- Kelelahan, efek kurang nyeyak tidurnya
- Sering mimpi buruk.

Itu dari segi dzohir atau psikologisnya, kalau dilihat secara ghaib atau halusinasi maka akan terlihat ada makhluk yang menguasai dan mengendalikannya.

Oleh karena itu walaupun kajian tasawufnya banyak yang aneh dan ganjil saya tidak pernah menyerang beliau, apalagi menyessatkannya. Yang saya bantah dan kritik adalah konsep pemikirannya, bukan pribadinya.

Kemudian banyak sekali dari Jakarta yang inbox ke saya tentang doktor tersebut, akhirnya saya jelaskan sebagaimana yang saya lihat dan saya rasakan. Sayapun menyarankan agar kita semuanya mendoakan agar beliau sadar dan kembali kepada guru-gurunya yang dahulu. Maklum gurunya yang sekarang profesornya halusinasi.

Selama bulan Ramadhan ini saya pantau terus perkembangan, beliau sempat di persimpangan jalan, antara ikut kembali atau ikut gurunya yang halu, ternyata belum bisa memutuskan keraguan tersebut.

Akhirnya kemarin malam saya menyuruh temanku Hari Setiawan, agar sukmanya pergi ke Doktor tersebut, setelah selesai temanku bercerita, "Orang itu dijaga oleh anak buahnya Makhluk Merah, dan sayapun ditanya, "Kenapa kamu datang kesini lagi dan menggangguku...?!"

Sayapun (Hari Setiawan) menjawab, "Kenapa Orang ini masih terbelenggu sihir, padahal ketika didoakan oleh orang banyak belenggu sihirnya putus dan hilang...?"

Anak buah Makhluk Merah menjawab, "Setiap dia mengirim wasilah kepada Gurunya, maka pengaruh "Sihir"nya akan datang lagi."

Temanku bertanya lagi, "Mengapa kamu pilih orang ini, padahal beliau rajin ibadah dan ahli agama...?"

Diapun menjawab, "Justru orang seperti itu yang aku pilih agar lebih mudah mendapatkan pengikut."

Sebelum pulang temanku bertanya lagi, "Mengapa engkau "membegal" orang tersebut...?"

"Apakah kamu lupa bahwa tugasku itu menyesatkan orang...?" Jawabnya.

***

Demikianlah kisah Makhluk Merah ini, ingat kisah ini adalah halusinasi, jangan dipercaya. Jika ada kebetulan tempat dan kejadian, maka itu tidak disengaja.

Marilah kita mendoakan, semoga orang dalam kisah di atas diberi hidayah oleh Allah agar sadar dan kembali kepada guru-gurunya terdahulu.

Semoga hati kita tetap istiqomah dan semakin bercahaya. 

(fb Cahaya Gusti)