Tokoh Tionghoa Akui Miris Lihat Habib Rizieq Kerap Didiskriminasi: Salahnya Apa Sih? Siapa Sih Yang Dirugikan Habib Rizieq?

[PORTAL-ISLAM.ID]  Tokoh Tionghoa Lieus Sungkharisma mengaku miris dengan sejumlah tokoh Islam yang mendapat perlakuan diskriminatif. Padahal, mereka juga peduli dengan nasib negara. Lieus mengatakan, tokoh Islam yang paling menonjol mendapat perlakuan diskriminatif adalah Habib Rizieq Shihab (HRS).

“Orang bilang Islam ga didiskriminasi, memang ga diskriminasi, tapi berapa orang-orang yang peduli terhadap nasib negeri ini, tokoh-tokoh Islamnya, itu kok saya rasa miris juga gitu. Yang paling kelihatan itu Habib Rizieq Shihab (HRS), saya lihat salahnya apa sih,” ujar Lieus di podcast Refly Harun di chanel YouTubenya, Sabtu (5/12/2020).

Lieus mengaku coba untuk mencari kesalahan Habib Rizieq tetapi tidak ditemukan. Dia beberapa kali menanyakan para pedagang dari kalangan Tionghoa.

“Saya tanya ke teman-teman nih, siapa sih yang dirugikan sama Habib Rizieq Shihab, sama FPI. Kalau kita dagang nih, ada ngga yang diperas, ga ada,” ucap Lieus.

Dia melanjutkan, selama ini FPI hanya menertibkan pedagang yang menjual alkohol ilegal, prostitusi yang telah mendapat larangan dari pemerintah namun masih membandel.

“Orang Tionghoa saya tanya, lu punya toko sering diperas ga, ga ada. Lah kita kenapa ikut-ikut benci Habib Rizieq,” katanya.

Di menceritakan awal mula bertemu dengan Habib Rizieq pada tahun 2011 silam. Waktu itu Habib Rizieq sedang bereaksi terhadap pembantaian muslim Rohingya

“Ada satu kali saya ajak teman ke Petamburan. Teman Tionghoa, mereka kebanyakan Budhis bahkan ada beberapa Biksu saya ajak. Kita sekitar 15 orang. Dialog tentang Rohingya, beliau kasi foto-foto bahwa ada ummat Budha yang potong leher, saya bilang Habib kalau orang budha kayaknya suruh potong leher ayam saja ga berani. Jadi saya bilang ga akan ada yang berani potong leher. Saya bilang kalau di sana ada itu pasti orang komunis,” beber Lieus.

Saat itu dia merasa kagum dengan Habib Rizieq yang telah mengerti penjelasan mereka. Saat itu lah, Lieus menyukai Habib Rizieq hingga keakraban terjalin.

“Di luar dugaan, Habib kok bisa mengerti, kalau kita mau perangi ya di sana. Itu lah kami lega. Dalam hati saya kok kita bisa ajak bicara ya, bahkan udah mau pulang kita ditahan dulu sebentar lagi buka puasa kita makan sama sama. Ini luar biasa ramah. Di situ pertama kenal,” pungkasnya. (dal/fin). 

[Video]