Karir Meroket Andika Perkasa, Menantu Hendropriyono Diangkat Jokowi Jadi KSAD


[PORTAL-ISLAM.ID] Teka teki siapa yang menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) terjawab sudah. Presiden Jokowi resmi menunjuk Letnan Jenderal (Letjen) TNI Andika Perkasa sebagai KSAD yang baru menggantikan Jenderal Mulyono yang akan memasuki masa pensiun pada Januari 2019. Hal itu disampaikan Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin.

"Insyaallah pagi ini pukul 09.00 WIB dijadwalkan pelantikan Andika Perkasa sebagai KSAD," kata Ngabalin kepada kumparan, Kamis (22/11/2018).

Pelantikan rencananya digelar di Istana Negara hari ini, Kamis (22/11/2018), pukul 09.00 WIB.

KARIR MEROKET ANDIKA PERKASA:

[25 November 2013] Nama Andika mulai mencorong ketika pada 25 November 2013 diangkat sebagai Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI AD berdasarkan Keputusan Panglima TNI No Kep/871/XI/2013 tanggal 8 November 2013. Itu artinya dia mendapatkan promosi sebagai jenderal bintang satu Brigadir Jenderal TNI. Siapa Panglima TNI nya? Yup. Jenderal TNI Moeldoko (yang kini jadi inner circle Istana).

[23 Oktober 2014] Hanya 11 bulan Andika menjabat Kadispenad. Sepak terjang karier menantu mantan Kepala BIN AM Hendropriyono itu semakin cemerlang di era Presiden Jokowi.

Di era Presiden Jokowi, Brigadir Jenderal Andika Perkasa dipromosikan menjadi Komandan Paspampres. Dengan jabatan baru ini, ia juga mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Mayor Jenderal.

Lulusan Akademi Militer 1987 ini resmi bertugas pada 23 Oktober 2014, tiga hari setelah pelantikan Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia 2014-2019.

Dia mengemban jabatan itu setelah Panglima TNI Jenderal Moeldoko menerbitkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/760/X/2014 tertanggal 14 Oktober 2014. (Moeldoko sekarang jadi orang penting Istana)

[20 Mei 2016] Andika diangkat menjadi Pangdam Tanjungpura, Kalimantan Barat.

[15 Januari 2018] Pasca Panglima TNI Gatot Nurmantyo lengser (Desember 2017), oleh Panglima TNI baru Andika kemudian diangkat menjadi Komandan Kodiklat TNI-AD pada 15 Januari 2018. Pada jabatan baru ini, pangkatnya sekaligus naik menjadi Letnan Jenderal.

Pada 15 Januari 2018 itu, TNI memutasi sejumlah perwiranya. Jumlah perwira yang terkena mutasi relatif tidak besar dibanding mutasi-mutasi sebelumnya. Meski kecil dari segi kuantitas, tetapi mutasi kali ini tetap penting untuk dicatat karena dua entri yang menyertainya, yakni promosi bagi Mayjen TNI Andika Perkasa (Akmil 1987) dan pergantian Panglima Kostrad.

[13 Juli 2018] Sekitar enam bulan kemudian, pada 13 Juli 2018, Andika kembali mendapatkan promosi. Ia diamanahi untuk menjabat Pangkostrad.

[22 November 2018] Andika Perkasa akan dilantik menjadi KSAD. Dengan pelantikan sebagai KSAD, Andika akan menyandang pangkat Jenderal TNI.

Kalangan TNI secara verbal selalu menghindari alasan politis dalam promosi seorang perwira. Namun kini argumentasi tersebut sedikit goyah sehubungan karir meroket Andika Perkasa.

Tidak bisa tidak, publik akan selalu menghubungkan promosi Andika dengan faktor kekerabatan. Ia menantu Hendropriyono (Akmil 1967), figur purnawirawan yang masuk "inner circle" Presiden Jokowi. Pandangan seperti itu tak bisa dihindari karena di era Jokowi ini karier Andika melesat bak meteor. Sementara di era presiden sebelumnya, nama Andika nyaris tak terdengar.

(Saat Pilpres 2014)

Penjelasan singkat bisa diberikan sebagai berikut. Seorang kolonel (perwira menengah, khususnya matra darat), bila sudah pernah mengikuti pendidikan setingkat Seskoad, Sesko TNI, dan kemudian sempat menjadi Danrem, sudah memenuhi syarat untuk menjadi perwira tinggi, dan sejatinya tinggal menunggu waktu saja untuk masuk jajaran perwira tinggi (brigjen).

Cuma masalahnya, promosi seperti itu tidak bisa berjalan secara otomatis, mengingat pos untuk brigjen sangat terbatas, tidak sebanding jumlah kolonel yang ada.

Itulah sebabnya di lingkungan TNI sudah biasa dengan fenomena “nasib baik”, karena memang begitulah adanya. Bila seorang perwira dipromosikan karena faktor "nasib baik," segenap koleganya bakal memahami dan jarang sekali muncul protes, karena itu sudah jadi kewajaran. Dan salah satu perwira yang beruntung hari ini adalah Andika Perkasa, setelah sebelumnya Marsekal Hadi Tjahjanto, yang diketahui memiliki hubungan pribadi sangat dekat dengan Presiden Jokowi.

___
*Referensi:
https://kumparan.com/@kumparannews/jokowi-tunjuk-andika-perkasa-jadi-ksad-pengganti-mulyono-1542839764888425501
- https://tirto.id/jalan-terjal-andika-perkasa-menantu-hendropriyono-ke-kursi-ksad-cCW4
- https://nasional.tempo.co/read/614707/siapa-andika-perkasa-komandan-paspampres-jokowi
- https://id.wikipedia.org/wiki/Andika_Perkasa

Baca juga :