Gubernur NTB Terpilih Minta Gempa Lombok Jadi Bencana Nasional


[PORTAL-ISLAM.ID] Gubernur Nusa Tenggara Barat terpilih Dr. Zulkieflimansyah meminta pemerintah pusat memberi status gempa Lombok sebagai bencana nasional. Soalnya, gempa ini menimbulkan banyak korban. Sejauh ini tercatat 548 orang meninggal dunia.

"Kalau pemerintah punya hati dan perduli, gempa Lombok mestinya jadi bencana nasional," kata Zulkieflimansyah dalam keterangannya, seperti dilansir detikcom.

Zulkieflimansyah menyatakan kerusakan yang diakibatkan gempa ini begitu masif. Penduduk yang terkena dampak terpaksa tidur di luar ruangan. Padahal di antara mereka ada bayi, anak-anak, dan warga lanjut usia yang terpaksa ikut bertahan di luar ruangan.

"Kabupaten Lombok Utara, misalnya, hampir 80% rumah penduduk hancur. Sekarang masyarakat tidur di luar, di sawah, di bawah terpal-terpal sederhana. Seberapa lama anak bayi, orang tua, dan lain-lain akan hidup seperti ini?" tutur mantan anggota DPR RI dari PKS yang menang Pilgub NTB 27 Juni 2018 lalu.

DATA KORBAN

Hingga hari Minggu (19/8/2018), korban tewas gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Barat untuk sementara 548 orang.  1.054 orang mengalami luka luka dan dirawat di sejumlah tenda pengungsian di Lombok Utara dan Kota Mataram. Jumlah pengungsi di seluruh Lombok tercatat 417.529 jiwa. Sementara bangunan dan fasilitas umum yang rusak sebanyak 71.937 unit.

"Jika diperbaharui data korban meninggal menjadi 548 jiwa," kata Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI Harry Hikmat, Minggu (19/8/2018).

Pendataan masih terus dilakukan sehingga kemungkinan jumlah korban tewas bertambah masih terbuka.