Seandainya UAH meminta maaf telah bikin gaduh.... bukan malah menyiram minyak ke dalam api

Anda berpendapat musik halal, itu urusan anda. Setiap orang bertanggung jawab atas apa yg ia katakan. 

Namun jika anda mengatakan Allah turunkan "surat musik", dan ada seorang sahabat yg menjadi pemusik di samping nabi...anda sudah berurusan dg kaum muslimin lainnya.

Seandainya itu yg jadi isu pokok klarifikasi, dan meminta maaf jika menimbulkan kegaduhan tentu lebih simple dan menjadi solusi.. namun dengan penuh arogan bahkan menyerang pribadi yang mengkritik itu seperti menambah minyak ke dalam api.

Tambahnya popularitas harus pula dibarengi dg tambahnya kearifan...hadanallahu waiyyakum.

(Ustadz Fadlan Fahamsyah)


Baca juga :