Kenapa sih orang jahat, koruptor, mereka kaya raya? Sementara yang jujur hidupnya miskin. Jawabannya simpel...

K E N A P A

By TERE LIYE

Kenapa sih orang jahat, koruptor, mereka kaya raya? Istri, anak, keluarganya bisa pamer foto-foto mewah. Kenapa Tuhan biarin mereka mendapatkan nikmat dunia?

Sementara orang-orang yang baik, lurus, jujur, malah banyak yg hidupnya miskin. Gara-gara jujur, rumah kecil, hanya punya motor butut. Gara-gara jujur, hidupnya segitu-segitu doang. Kenapa Tuhan tidak kasih dia rezeki mendadak? Kan dia jujur?

Kenapa sih Tuhan seolah bikin terbalik urusan ini?

Kenapa, kenapa?

Jawabannya simpel.

Satu, karena itu hak prerogatif Tuhan. Terserah Tuhan. Ada banyak sekali ayat yang menulis soal ini. Benar-benar terserah Tuhan mau ngasih ke siapa kekayaan.

Dua, karena dunia ini tidak ada harganya.

Ada sebuah hadist pendek tapi nendang. Bunyinya: "Seandainya dunia di sisi Allah sebanding dengan sayap nyamuk, maka Dia tidak memberi minum sedikit pun darinya kepada orang kafir."

Paham tidak maksudnya?

Baca sekali lagi, sekali lagi, berkali-kali, hingga paham.

Bahwa dunia ini tidak ada harganya bagi Tuhan. Sayap nyamuk itu kecil banget, dan ternyata lebih kecil lagi harga dunia. Karena tidak berharga itulah, maka tidak perlu repot-repot memikirkan siapa yg bakal dapat siapa yang tidak. Si A, 1000 trilyun. Si K, bahkan kunci-kunci gudangnya saja tidak sanggup dibawa banyak orang. Si C, punya tanah seluas negara, dll, dsbgnya.

Dikasih saja sama Tuhan. Terserah dia mau kafir kek, dia mau penjahat kek, dia mau pembunuh kek, koruptor kek, kasih saja dunia. Karena bahkan seluruh dunia ini dikumpulkan tidak senilai sesayap nyamuk.

Jika dunia dan seisinya ini nilainya minimal sama dengan sayap nyamuk, barulah Tuhan akan memutuskan beda, hingga orang-orang jahat, kafir tdk akan dikasih minum sedikit pun. Masalahnya hingga kiamat dunia itu memang tidak berharga.

Kata siapa jika seseorang kaya raya maka itu otomatis baiknya? Tidak. Boleh jadi dia dibiarkan begitu agar semakin jauh, jauh, dan jauh dari hakikat kehidupan.

Semoga kita semua masih rajin menengok nilai-nilai, prinsip-prinsip yg diajarkan agama. Didik anak-anak, generasi berikutnya soal ini. Wah, hari ini, pola pikir modern menghabisi semuanya. Tontonan, idola, dll bahkan membuat remaja sekarang santuy mendukung paham yg merusak sekali, merasa itu kebebasan,

(Tere Liye)

____
عن سهل بن سعد قال : قال رسول الله صلى الله عليه و سلم: لَوْ كَانَتِ الدُّنْيَا تَزِنُ عِنْدَ اللَّهِ جَنَاحَ بَعُوضَةٍ، مَا سَقَى كَافِرًا مِنْهَا شَرْبَةَ مَاءٍ

Dari Sahl bin Sa’ad berkata, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pernah bersabda, “Seandainya dunia ini sama nilainya dengan sayap nyamuk di sisi Allah. Niscaya Ia tidak akan memberikan minuman dari dunia itu kepada orang kafir, meskipun hanya seteguk air.” (HR. Tirmidzi. Syeikh Albani menshahihkan hadis ini).


Baca juga :