Utsman bin Affan, beliau kaya raya, juga pecinta Al-Quran

Sebagian orang, yang menginginkan dunia, berdalih;

"Tengoklah Utsman bin Affan Radhiyallahu 'anhu, beliau kaya raya".

Namun sepertinya mereka lupa, atau memang melupakan, bahwa sahabat Nabi yang mulia ini..

1. Dalam riwayat yang shahih, beliau pernah berdiri di depan ka'bah, dalam rangka mengkhatamkan Al Quran, hanya dalam 1 rakaat salat.

2. Hadits tentang keutamaan Al Quran dan para guru ngaji, datang lewat jalur beliau.

3. Bukti kecintaan beliau kepada Al Quran, selalu mengkhatamkan Al Quran, dalam beberapa hari saja, 2-3 harian.

4. Dalam atsar, atau ucapan beliau yang masyhur;

"Kalau saja hati kita suci, niscaya takkan pernah kenyang membaca Al Quran".

5. Ucapan beliau bukan pemanis bibir semata, terbukti hidup dan matinya, selalu bersama Al Quran. Beliau meninggal (syahid) ketika sedang membaca Al Quran.

Cerita lainnya, ada anak dari sahabat Nabi yang mulia, beliau termasuk 10 orang yang diberi kabar gembira akan masuk surga.

Anak dari sahabat Nabi ini, semasa hidupnya, selalu mengkhatamkan Al Quran dalam waktu 3 hari. Artinya setiap 1 hari, membaca 10 juz.

Begitu seterusnya sampai beliau tiada..

Sejarah mencatat, hanya 1 hari terlewat, beliau tidak membaca 10 juz.

Tentu bukan tanpa alasan, apalagi karena sibuk dunia...

Namun di suatu hari, setelah pemakaman buah hati kesayangan beliau, beliau terkena musibah, kakinya terkena penyakit dahsyat hingga membusuk dan harus segera diamputasi...

Di hari itulah beliau melewatkan 10 juznya.

Ada 2 isyarat berharga dalam Al Quran, di surah Az Zukhruf dan Thaha. Bahwa orang yang jauh dari Al Quran, pilihannya cuma 2:

Pertama, jadi temannya setan.
Kedua, hidupnya tidak bahagia.

Al Quthubi rahimahullah pernah bertutur;

"40 hari khatam Al Quran, itu masanya orang² lemah dan super sibuk"

Syeikh Prof. Dr. Usamah Abdul Adhim rahimahullah, guru besar Univ. Al Azhar Mesir, pakar ushul fiqh.

Sebagian kalangan menyebutnya dengan manusia paling zuhud saat ini..

Beliau selalu mengkhatamkan Al Quran, dalam 3 hari saja.

Shalat magrhib, selesai sesaat memasuki azan isya. Salat isya beliau bisa berjam² lamanya. Diteruskan dengan salat sunnah sampai menjelang subuh..

Begitulah keseharian beliau sampai meninggalnya, bukan saja ahli ilmu, namun juga seorang yang kuat beribadah.

Syeikh Bin Baz rahimahullah bertutur:

"Letihkan ragamu (dalam keta'atan), agar bisa beristirahat dengan tenang dan nyaman esok lusa (kehidupan akhirat)."

Para ulama sepakat, bahwa wirid harian terbaik, yaitu senantiasa menghiasi hari²nya dengan rutin membaca Al Quran.

Sekarang bayangkan..!!

Anda kuat berjam², untuk bermedsos ria. Sebutlah 5-6 jam, bahkan sepertinya lebih, anda bisa dengan tenang, sambil duduk manis.

Namun tahukan anda, 5-6 jam itu, sebenarnya itu waktu yang dibutuhkan membaca 10 juz.

Jika anda membaca Al Quran bakda subuh, sebelum zuhur, anda sudah selesai membaca 10 juz. Pun dengan waktu malam, sebelum subuh anda bisa mendapat 10 juz.

Jika anda tak mampu, membaca 10 juz dalam waktu 1 hari. Tak mengapa...

Tapi cobalah (usahakan), minimal 1 kali dalam seumur hidup anda, anda pernah merasakan lezatnya membaca Al Quran, 10 juz dalam 1 hari. (Moga Allah Ta'ala mudahkan)

Sebagai penutup, ketika anda melulu mengelu²kan para sahabat Nabi karena kaya rayanya...

Pesan kami...

"Tolong sampaikan juga, bagaimana kisah betapa cintanya mereka kepada Al Quran".

Barakallah fikum.

(Guntara Nugraha Adiana Poetra)