Temuan Senjata AK-47, Bahan Peledak, dan Ratusan Amunisi di Bandung, Diduga Pemilik Rumah Djie Kian Han, Pantesan Buzzer Gak Heboh Teroras Teroris

[PORTAL-ISLAM.ID]  Sejumlah bahan peledak dan sepucuk senjata api laras panjang diduga jenis AK-47 lengkap dengan ratusan butir amunisi, ditemukan di sebuah rumah di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Senin (6/6/2022).

Tim Gegana Brimob Polda Jabar pun langsung diterjunkan untuk mengamankan barang berbahaya tersebut, sekaligus melakukan penyisiran terkait kemungkinan masih adanya bahan peledak yang belum ditemukan di bangunan tanpa penghuni tersebut.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Ibrahim Tompo saat dikonfirmasi membenarkan terkait temuan barang berbahaya tersebut. Ia menyebut, pihaknya masih menelusuri siapa pemiliknya, karena rumah tersebut sudah lama dibiarkan kosong.

Dari informasi yang diperoleh menyebutkan, rumah tempat ditemukannya barang-barang berbahaya tersebut diketahui milik Djie Kian Han atau biasa dipanggil Ibu Inggrid. Tapi kabarnya ia sudah lama tidak menempatinya.
 
Rumah itu sempat dihuni oleh keponakannya. Namun karena meninggal dunia, rumah tersebut dibiarkan kosong sejak tahun 2021.

Sejumlah benda berbahaya itu pertama kali ditemukan seorang pekerja yang tengah membersihkan rumah tersebut. Ia menemukannya dari sebuah rak lemari dan di sebuah gudang yang posisinya berada di ruangan tengah.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat berwajib, hingga kemudian pada Senin (6/6/2022) jajaran Unit 2 Subdit Kamneg Dit Intelkam Polda Jabar melakukan pengecekan, dan ternyata benar benda yang ditemukan itu adalah bahan peledak, amunisi dan senjata api.

Tim Gegana Brimob Polda Jawa Barat pun segera diterjunkan untuk mengamankan barang-barang tersebut. Selanjutnya seluruh barang yang biasa digunakan oleh pasukan militer itu dibawa ke Markas Brimob Polda Jawa Barat.

Informasi yang diperoleh menyebut, bahan peledak, amunisi dan senjata api yang ditemukan di lokasi antara lain 1 dus detonator, 1 boks diduga dinamit/TNT, ratusan amunisi kaliber 7,62mm dan kaliber 9mm, serta sepucuk senjata api diduga jenis AK-47.