Surya Paloh: Partai NasDem Tidak Selalu Membebek Survei dalam Menentukan Capres

[PORTAL-ISLAM.ID]  JAKARTA - Partai NasDem menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, 15-17 Juni 2022.

Rakernas Partai Nasdem diikuti oleh 34 Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Nasdem. Salah satu agenda penting Rakernas Nasdem adalah menjaring 3 calon Presiden 2024 yang diusulkan oleh 34 DPW Nasdem. Namun keputusan akhir 1 calon yang akan diusung ditentukan oleh Ketum Nasdem Surya Paloh.

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengatakan, pihaknya membuka peluang seluas-luasnya warga negara untuk mencalonkan diri sebagai calon presiden. Menurutnya keseriusan itu ditunjukkan dari rapat koordinasi wilayah NasDem untuk menggali potensi nama-nama yang ada.

"Ini juga menunjukkan bahwa Partai NasDem tidak selalu membebek pada hasil-hasil survei dalam menentukan capresnya," ujarnya saat di acara pembukaan Rakernas Partai NasDem, Rabu, 15 Juni 2022.

Paloh mengatakan partainya sangat antusias mengikuti pesta demokrasi Pemilu 2024 mendatang. Dia menuturkan partainya siap bekerja sama untuk menjaring nama-nama yang potensial.

"Karena Partai NasDem tidak memiliki kecukupan syarat dalam upaya mengajukan calon presiden yang sendirian. Maka yang hanya bisa dilakukan adalah menjaring aspirasi dari berbagai kalangan untuk mendudukkan tiga nama sebagai bakal calon presiden yang akan dimajukan oleh Partai NasDem," ujar bos Media Grup itu.

Saat ini partai tersebut juga hanya memiliki 59 kursi di DPR RI. Untuk memenuhi presidential threshold perlu 115 kursi minimal di parlemen.

Rakernas NasDem, Nama Anies Baswedan hingga Dudung Diusulkan Jadi Capres

Hari ini, Kamis (16/6/2022), Rakernas NasDem dimulai dengan agenda sidang mendengarkan aspirasi calon presiden dari 34 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW).

Masing-masing DPW memiliki waktu 5 menit untuk menyebut daftar capres yang akan mereka usung ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Nasdem. 

Agenda sidang digelar secara terbuka. Pembacaan usulan dimulai dari daerah timur dimulai sekitar pukul 10.15 WIB. 

Pantauan Tempo di lokasi, sejauh ini sudah ada DPW Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengusulkan tiga tokoh di luar partai yakni, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman.

Selain NTT, juga sudah ada DPW Papua yang mengusulkan nama empat tokoh sebagai capres yakni, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Ketua DPW Papua.

Hingga berita ini ditulis, rapat masih berlangsung hingga siang nanti. Rakernas NasDem digelar pada 15-17 Juni 2022. Forum tinggi partai ini akan menghasilkan tiga rekomendasi capres Partai NasDem dari daerah.

Rekomendasi itu akan dihasilkan dari kristalisasi usulan 34 DPW Partai NasDem. Setiap DPW boleh mengajukan tiga hingga lima nama usulan capres dari hasil penjaringan masing-masing daerah. Panitia pengarah selanjutnya akan mengerucutkan menjadi tiga nama untuk diserahkan kepada ketua umum.

"Ketua Umum Partai NasDem, Pak Surya Paloh akan membacakan tiga nama itu pada malam penutupan 17 Juni 2022," ujar Sekretaris Steering Committee Rakernas, Willy Aditya di NasDem Tower, Senin, 13 Juni 2022.

Selanjutnya, ujar Willy, ketua umum diberi mandat untuk melakukan lobi membangun koalisi dan pada saatnya mengumumkan calon presiden NasDem bersama mitra koalisi.

Partai NasDem belum bisa memastikan kapan waktu akan mengumumkan calon presiden yang pasti akan diusung Partai NasDem bersama koalisi.

"Itu tentu sangat tergantung dinamika berkembang dan waktunya harus tepat. Jadi bukan sekadar sudah ada calon, sudah ada koalisi, terus kita umumkan. Kami harus melihat suasana politik juga seperti apa," ujar Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G. Plate ditemui di lokasi yang sama.

(Sumber: Tempo1, Tempo2)