PERTAMINA... Katak Dalam Tempurung, angel wes angeelll....

Katak Dalam Tempurung

Dirut Pertamina Nicke Widyawati memberikan pernyataan, atau lebih tepat disebut sebagai alasan, kenapa Pertamina tidak menjadi sponsor balapan Formula-E Jakarta yang digelar di Ancol beberapa waktu yang lalu.

Dia beralasan kalau mobil yang dipakai balapan tidak menggunakan pelumas atau BBM, jadi tidak mungkin membranding produknya di ajang tersebut.

Jadi tidak heran, jika Pertamina selalu mengalami kerugian tiap tahun, walaupun sudah mencabut subsidi dan menaikkan harganya.

Kenapa?

Karena pemimpinnya berpikir seperti katak dalam tempurung, tidak visioner dan cenderung KUNO!!

Jika semua sponsor berpikir dangkal seperti dirut Pertamina, kita tidak akan menjumpai produk MS Glow dalam ajang tersebut.

Padahal itu ajang balap mobil, dan para pembalapnya juga belum tentu menggunakan skin care tersebut ketika balapan.

Sebut juga Bir Heineken.
Ini yang lebih extreme.

Kenapa?

Karena saat mengendarai mobil apalagi balapan, sangat tidak dianjurkan untuk minum minuman beralkohol. Itulah kenapa, dalam iklan tersebut selalu dibarengi dengan tagline "When You Drive, Never Drink", (Jika kamu mengemudi, jangan minum).

Akan tetapi, tetap saja produk-produk tersebut menjadi sponsor ajang Formula-E, karena mereka bisa berpikir Out Of The Box, tidak kuno dan ketinggalan jaman.

Dari sini saja kita semakin tahu kenapa Elon Musk mengurungkan niatnya untuk berinvestasi mobil listrik di Indonesia dan memilih negara tetangga Thailand.

Karena tidak ada yang mendukungnya, bahkan terkesan mengkerdilkan keberadaan mobil listrik tersebut. Dan mirisnya, mereka yang melakukannya justru berasal dari lingkaran penguasa itu sendiri.

Sia-sia sudah usaha bapak Presiden melakukan lawatan ke luar negeri untuk menarik investor, jika para pembantunya masih menggunakan pikiran kunonya.

The president say, "Plis inpes tu mai kantri."

Sang abdi bilang, "Kami ini mau branding apa? mobil itu tidak pakai pelumas dan BBM. Sponsor itu kan branding. Branding itu produk."

Kalau kataku, Ajur Jummm, angel wes angeelll....

(YANI SANTOSO)