Christ Wamea: Bocah sok kaya raya mundur dari Persis Solo karena ketahuan yang sponsor adalah Mafia Migor. Memalukan!

[PORTAL-ISLAM.ID] Aktivis asal Papua Christ Wamea mengomentari putra Presiden Jokowi, Kaesang yang mundur dari Persis Solo setelah kasus mafia minyak goreng yang ternyata jadi sponsor Persis Solo.

"Bocah sok kaya raya mundur dr persis Solo krn ketehuan yg sponsor adlh mafia migor. Memalukan," kata Christ Wamea di akun twitternya @PutraWadapi2, Rabu (4/5/2022).

Diberitakan, "Kaesang Pamitan dari Persis Solo Lewat Medsos, Gibran: Benar atau Tidak Kan Tugasnya Sudah Selesai".

Warganet, khususnya follower akun instagram @persisofficial sempat dibuat geger dengan komen yang ditulis Direktur Utama (Dirut) Persis Solo, Kaesang Pangarep di salah satu postingannya. Pasalnya, putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu mengatakan pamit.

"Makasih @persisofficial sudah memberikan kesempatan saya untuk mengabdi selama satu tahun terakhir. Saya izin pamit," tulis Kaesang melalui akun instagram @kaesangp di kolom komentar postingan @persisofficial soal Irfan Jauhari yang akan membela Timnas dalam ajang SEA Games 2022.

“Semangat buat @persisofficial, semoga pemain-pemain yang akan bermain di Liga 1 musim depan dapat memberikan yang terbaik buat tim kebanggan kita semua. Sakjose,” imbuh Kaesang lagi mereply komen yang ditulis sebelumnya.

Saat hal tersebut ditanyakan kepada Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, ia enggan berkomentar banyak. Gibran pun meminta awak media untuk menanyakan hal tersebut langsung kepada adiknya.

"Soal itu (mundur) takono (tanyakan) Kaesang saja," kata Gibran.

Begitu juga saat ditanya apakah postingan Kaesang di medsos tersebut serius atau hanya bercanda, Gibran menegaskan hal tersebut terserah adiknya. Sebab jikapun hal tersebut benar, menurutnya tugas Kaesang sudah selesai. Yakni membawa Persis Solo naik kasat ke Liga 1 dan bahkan keluar sebagai juara pertama.

“Kalau soal pernyataan itu ya bilang, tapi yo sak-sake Kaesang (terserah Kaesang). Seng penting tugase rampung (yang penting tugasnya sudah selesai)," ujarnya.