Situasi Darurat Corona, Jubir Presiden Fadjroel Rachman Malah Bikin Webinar Bahas Ibu Kota Baru, Setelah Diprotes Akhirnya Diganti

[PORTAL-ISLAM.ID]  Juru bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman menggelar Webinar bertajuk 'Ibu Kota Negara Maju sebagai Transformasi Indonesia Maju," di tengah situasi darurat COVID-19.

Fadjroel memposting agenda webinar ibu kota baru itu di akun twitternya. Berdasarkan agenda itu, Fadjroel akan memberikan sambutan dalam acara tersebut. Ia menjelaskan acara ini merupakan rangkaian launching Jurnal Indonesia Maju.

"Ini acara rutin kami yang sudah direncanakan jauh hari sebelumnya dalam rangkaian soft launching Jurnal Indonesia Maju," kata Fadjroel saat dikonfirmasi, Senin (5/7/2021), seperti dilansir kumparan.

Bagaimana relevansi acara tersebut dengan situasi genting COVID-19 saat ini? Fadjroel menyebut pihaknya juga sudah beberapa kali menggelar webinar bertemakan COVID-19.

"Sudah empat kali webinar minggu lalu tentang COVID-19. Termasuk hari Sabtu tentang demokrasi dan COVID-19," papar eks Aktivis 98 ini.

Lebih lanjut, ketika ditanya tanggapannya terkait kritik yang dinilai tak tepat membahas Ibu kota baru di tengah lonjakan kasus COVID-19, Fadjroel punya jawaban tersendiri.

"Semua gagasan tidak boleh berhenti walau di tengah COVID-19, gagasan harus terus hidup. Terkait pelaksanaan itu soal lain," pungkas Fadjroel.

Salah satu kritik datang dari Said Didu. Melalui akun twitternya, ia berkicau sinis terhadap Webinar Fadjroel tersebut.

"Rakyat sedang hadapi maut akibat COVID, ini malah bahas proyek Ibu Kota Baru," tulis Said Didu sembari menyelipkan poster acara tersebut.

Banyak netizen yang memprotes acara itu.

"Woooiiii Pajrul, macam negara ini punya banyak duit aja. Stok tabung dan liquid oksigen dipenuhi dulu. Dan jangan lupa bayar dulu tagihan RS yg macet berbulan2," ujar dr @inisifanew.

Setelah mendapat protes massal, akhirnya topik Webinar diganti dengan judul "PPKM Darurat: Pandemi dan Daya Tahan Sosial Ekonomi".

LUCUNYA.. topik webinar ganti, tapi pembicaranya tetap.

"Topik boleh berubah, tapi pemateri sama.. serius nih? Pemateri siap dalam pembahasan yang mendalam terkait topik yang diangkat?" komen akun @whatever_u9.