J.S. Prabowo: Dalang Kerusuhan 1998 Belum Tertangkap Karena Ada di Dalam Kekuasaan


[PORTAL-ISLAM.ID]  Salah satu stigma yang disematkan pada diri capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, adalah bahwa dia merupakan pihak paling bertanggung jawab di balik kerusuhan Mei 1998, juga penculikan dan penghilangan aktivis yang mendahului peristiwa itu.

Dalam debat perdana Pilpres 2019 pekan lalu Kamis, 17 Januari 2019, jagoan petahana Joko Widodo pun sempat memancing-mancing stigma itu dalam pernyataan penutupnya.

Di sisi lain, Prabowo memperlihatkan sikap tenang, tidak melayani pancingan itu.

Tetapi urusannya belum selesai. Sampai sekarang, masyarakat masih terus bertanya-tanya apa yang sesungguhnya terjadi di masa-masa getir 1998 itu.

Urusan membongkar peristiwa 1998, menurut hemat mantan Kepala Staf Umum TNI Letjen (purn) Johannes Suryo Prabowo bukan persoalan sulit.

JS Prabowo punya logika sederhana untuk melihat persoalan ini.

“Sederhana logikanya. Kalau selama 21 tahun melewati 5 Presiden tapi dalang Kerusuhan 1998 belum terungkap, artinya pelaku ada di dalam kekuasaan,” ujarnya dalam kicauan melalui akun Twitter, @marierteman, Selasa 22 Januari 2019.
“Karena itu, untuk tuntaskan pelanggaran HAM pada kerusuhan 1998, Prabowo yang bisa melakukannya,” lanjut JS Prabowo, seperti dilansir RMOL.