MENARIK! Hanya Following 23 Akun, Dubes Arab Saudi Justru Follow Prabowo Subianto dan Tak Follow Jokowi


[PORTAL-ISLAM.ID]  Sebuah fakta mengejutkan datang dari akun twitter Dubes Arab Saudi Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi. Akun twitter Dubes Arab Saudi yang belum lama ini membuat gerah kubu Jokowi, ternyata hanya mem-follow 23 akun. Mengejutkannya, akun twitter resmi milik Dubes Osama, @os_alshuibi hanya mem-follow 1 akun tokoh politik Indonesia. Dan tokoh itu bukan Presiden Indonesia Joko Widodo, melainkan Calon Presiden Prabowo Subianto.



Di percaturan politik dunia, nama Prabowo Subianto memang sedang bersinar terang. Calon Presiden yang belum lama ini diundang ke forum The Economist di Singapura, juga diberitakan oleh Arab News memiliki kedekatan dengan Dubes Osama.


Kedekatan Osama dengan Prabowo terekam dalam laporan Arab News edisi 25 September 2018 dalam berita berjudul Presidential candidate Prabowo among Indonesian VIPs attending Saudi national day.


(Link: www.arabnews.com/node/1377851/world)


Bahkan, foto kebersamaan para politisi Indonesia, termasuk Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Fadli Zon, Agus Harimurti Yudhoyono yang hadir dalam acara tersebut dipasang menjadi foto utama artikel ini.

Dalam artikel tersebut dituliskan bahwa Prabowo menjadi salah satu tamu kehormatan pada perayaan Hari Nasional Arab Saudi, di Jakarta. Selain Prabowo, hadir pula Anies Baswedan, Fadli Zon, Agus Yudhoyono, dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan sebagai tamu VIP acara ini.


Apakah fakta kedekatan Prabowo Subianto dengan Dubes Osama ini bisa menjadi tanda bahwa dunia internasional mulai bersiap menyambut kedatangan pemimpin baru Indonesia? Entahlah.

Yang pasti, Duta Besar Arab Saudi Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi pada Ahad, 2 Desember 2018 telah memancing kemarahan sebagian kelompok elite pendukung petahana. Kemarahan itu dipicu cuitan Dubes Osama mengenai Reuni Akbar 212. Kemarahan tersebut terasa agak janggal pasalnya Dubes Osama sama sekali tidak menyebut nama kelompok apa pun dalam cuitannya tersebut.


Sebagai pihak yang tersindir, sejumlah elite ormas Nahdlatul Ulama pun bereaksi keras. Mereka bahkan mendesak Dubes Osama, yang segera akan berakhir masa tugasnya tersebut, untuk hengkang dari Indonesia.

Kehebohan baru redam setelah Dubes Osama menyampaikan sebuah pesan yang oleh Ketua GP Anshor Yaqut Cholil disebut sebagai "permintaan maaf".


Berikut petikan ucapan Dubes Osama seperti diunggah Gus Yaqut dalam Facebook-nya:

Saya cinta rakyat Indonesia. Saya menghargai NU, Muhammadiyah, dan semua organisasi Islam. Seseorang mencoba menghancurkan hubungan baik antara saya dengan Nahdlatul Ulama, antara saya dan rakyat Indonesia. Sampaikan salam hangat kepada saudari saya. Insyaallah saya akan kembali minggu depan untuk menyelesaikan semuanya.