Spanduk "Penggembosan" Reuni 212 Disebar, KH Tengku Zulkarnain: Ada Yang Panik Kekalahan Didepan Mata


Spanduk Panik Mulai Ditebar

Spanduk spanduk yang menunjukkan adanya pihak pihak yang panik mulai ditebar di beberapa kota. Spanduk itu dimaksudkan agar Tabligh Akbar Reuni 212 GAGAL.

Beberapa di antaranya:

1. Ada yang bertuliskan: "Save Indonesia Damai", seolah olah acara Tabligh Akbar 212 adalah acara kerusuhan dan penebar kebencian. Padahal saat masih panas isu soal penista agama dua tahun lalu saja tidak ada kerusuhan apapun yang terjadi. Bahkan Kapolri yang jauh-jauh hari bilang acara akan menimbulkan kerusuhan KECELE, karena tidak terbukti sama sekali. Mana mungkin saat sudah sejuk sekarang ini malah terjadi ketidakdamaian, apalagi kerusuhan? Apakah rasa malu kini sudah hilang karena PANIK...?

2. Ada yang bertulisan: "Save Bhinneka Tunggal Ika". Apakah Tabligh Akbar 212 itu anti Bhinneka Tunggal Ika? Sama sekali tidak. Menggiring opini bahwa Acara Tabligh Akbar Reuni 212 adalah anti Bhinneka Tunggal Ika adalah bentuk fitnah sekaligus kepanikan yang akut.

3. Ada spanduk Bertulisan: "Save Ibukota dari Macet Total". Padahal 2 Desember 2018 adalah hari Ahad. Tidak ada kantor pemerintah yang buka di hari Ahad. Jadi apa sebabnya sehingga mereka khawatir terjadi kemacetan?

Padahal selama ini Jalan Thamrin Jakarta ditutup untuk umum pada setiap hari Ahad saat Car Free Day saja, kami, para pembayar pajak tidak protes dan tidak keberatan. Kenapa sekali setahun saja umat Islam, Warga Negara NKRI, mau memakai Jalan Thamrin ada yang kemudian berteriak keberatan seperti orang yang kebakaran bulu kumis....?

4. Ada spanduk bertulisan: "Reuni 212 adalah Politisasi Agama". Ini adalah pernyataan sangat lucu dan menggelikan. Semua juga tahu betapa diam-diam ada kelompok lain yang telah memakai agama untuk meraih kemenangan. Terang terangan lagi. Rakyat juga dapat melihat semuanya, karena di zaman modern ini mana ada yang bisa disembunyikan lagi?

Janganlah menunjukkan kepanikan yang luar biasa walau kemungkinan kalah sudah di depan mata.

Menuduh Tabligh Akbar Reuni 212 adalah Politisasi agama sungguh pernyataan panik yang sangat menggelikan.

Ingatlah wahai kaum yang takut kalah. Semakin umat Islam kalian tekan, maka akan semakin bergejolak hasrat meninggi rasa. Dan, pada akhirnya kalian tetap akan KALAH juga...

Semoga kesadaran akan hak warga negara utk berkumpul dan mengeluarkan pendapat, satu hal yang dilindungi Konstitusi, dapat dihargai, dihormati, dan tidak dihalangi oleh kelompok yang takut kalah.
Amin...

Jakarta, 25 Nopember 2018

(KH Tengku Zulkarnain)

__
Sumber: fb KH Tengku Zulkarnain