Kasus Tabrak Lari di Solo Libatkan Konglomerat, Wartawan Senior: Kawal Kasusnya!


[PORTAL-ISLAM.ID]  Meskipun bukan peristiwa nasional, tapi kasus dugaan pembunuhan disengaja terhadap Eko Prasetyo di Solo harus dikawal oleh masyarakat. Ini perlu dilakukan karena orang yang diduga melakukan pembunuhan adalah seorang presiden direktur sebuah perusahaan besar di Solo. Pelaku pembunuhan sadis ini, yaitu IA, disebut-sebut sebagai seorang konglomerat Solo.

Si konglomerat angkuh ini menabrak Eko yang sedang mengendarai sepedamotor Beat. Dia sekarang sudah dijadikan tersangka dan ditahan di Mapolresta Surakarta. IA menabrak Eko dari belakang sampai terseret 20 meter dan kepalanya digilas ban mobil Meraedes Benz yang dikemudikan konglomerat. Korban tewas seketika.

Menurut laporan netizen, tindakan sadis dan biadab si pemilik perusahaan cat itu bermula dari insiden yang melibatkan mobil IA dan Eko.

Mobil Mercedes Benz si konglomerat menyenggol Eko di pasar Nongko, Solo, pada 22 Agustus 2018. Dalam insiden ini, Eko yang malah dipukul oleh tiga bodiguard IA. Setelah dipukul, Eko dipaksa meminta maaf kepada si konglomerat. Tetapi korban tidak mau.

Diduga, karena tak mau meminta maaf itulah si tersangka pembunuh kemudian menabrakkan mobilnya ke sepedamotor yang dikendarai Eko. Kejadian ini berlangsung tak jauh dari Mapolresta Surakarta.

Tampaknya si konglomerat pembunuh merasa yakin dia tak bisa disentuh hukum. Karena itu, masyarakat Solo perlu melakukan gerakan sukarela untuk mengawal proses hukum kasus pembunuhan sadis ini.

Jangan sampai si IA lepas dari jerat hukum. Dia harus mempertanggungjawabkan perbuatan biadabnya itu. Pastikan agar si konglomerat angkuh ini dihukum seberat-beratnya dan dijebloskan ke dalam penjara.

Eko Prasetyo adalah karyawan sebuah apotik di Solo. Apotik tempat almarhum bekerja terbilang sebagai salah satu donatur reguler sebuah pondok tahfidz di kawasan Karang Pandan.

Penulis: Asyari Usman