Video DIVHUMAS POLRI Memicu Reaksi Publik MEMOJOKAN UMAT ISLAM INTOLERAN YANG TIDAK SESUAI FAKTA


Akun resmi fanpage Divhumas Polri pada Sabtu 24 Juni 2017 sehari jelang Idul Fitri merilis video film pendek bertajuk "Kau Adalah Aku yang Lain". Video berdurasi 7 menit 41 detik ini dinilai sebagian warganet berisi pesan tendensius kepada Umat Islam.

Digambarkan ada oknum umat Islam yang tidak mau membuka jalan yang ditutup karena pengajian, ketika ada ambulans mau lewat mengangkut pasien kritis yang kebetulan beragama Kristiani.

"Tidak bisa. Ada pengajian. Cari jalan lain. Pengajian tidak bisa diganggu," ujar bapak tua berjenggot.

Lalu datang polisi.

"Sebantar pak, ini kritis, mohon dipertimbangkanlah pak, ini masalahnya kemanusiaan," kata Polisi.

"Kemanusiaan itu kalau keyakinan kita sama. Lha, ini kan beda," bapak tua muslim berjenggot ini tetap ngotot tidak mau membuka jalan untuk dilewati Ambulans.

Sontak video ini menimbulkan reaksi dari publik warganet.
- Muslim digambarkan intoleran
- Non muslim yang jadi Korban
- Dan Polisi sebagai Pahlawan.

INI JELAS TIDAK SESUAI FAKTA!

Padahal kenyataannya pada saat Aksi Bela Islam 411 212 411 umat muslim membuktikan sangat toleran, memberikan jalan untuk non muslim yang menikah di gereja Katedral, mengawal dan bahkan memayungi hingga mengantarkan sampai halaman gereja Katedral. Kejadian bukti indahnya toleransi umat Islam itu juga banyak media yang beritakan termasuk TV. Masa polisi gak ngerti???

Komentar kritikan mengalir. Lebih 1000 komentar yang sebagian besar mengkritik Polri.

"Kenapa harus bikin video kyak gini..sama saja menganggap islam kemarin itu gk toleran..inget kan aksi 212? kristen nikah di kasih jalan," ujar Bagus Dian Tox's.

"Kenapa justru dari aparat keamanan yang membuat film provokatif seperti ini. Justru pembuat film inilah yang sebenarnya the real teroris....," komen Roslinormansyah Ridwan.

"Demi Allah, ini adalah provokasi dan kebohongan," kata Tegar Arenanda Misbachar.

"Yg kafir itu yg bikin video ini, sama yg mengupdatenya juga. Mending tugas yg bener aja, gak usah mainan facebook kalo gak bisa digunakan dengan baik dan benar. Semakin BURUK citra polisi di mata masyarakat. TNI YES!!!" komen Nin X-maz.

"Harusnya kepolisian RI lebih selektif dan lebih bijak dalam melempar hal2 informasi kepada masyarakat untuk menjaga nama baik kepolisian. Bukan malah makin membiarkan dan kebablasan tanpa merasa bersalah dan tidak mau mendengar kritk dari masyarakat. Semoga yg Maha Kuasa membuka hati mereka yg bertanggung jawab dalam hal dan perbuatan ini," ujar Oskar Haris.



Berikut videonya;


Sambil menunggu berbuka puasa diakhir ramadhan ini, yuuuk kita nonton Film "Kau adalah Aku yang lain" Bagi Mitra Humas yang sudah di kampung halaman sepertinya sudah tidak sempat mampir ke Page Divisi Humas Polri lagi niih... :) Salam hormat kami ya...untuk keluarga besar di rumah...
Dikirim oleh Divisi Humas Polri pada 24 Juni 2017


Link video: https://www.facebook.com/DivHumasPolri/videos/1762791997082982/