SIMALAKAMA...!! Burhan Muhtadi: Kalau PSI lolos Parlemen padahal hasil quick count tidak lolos, maka akan menimbulkan deligitimasi terhadap hasil pemilu 2024 (baca ada "rekayasa")

[PORTAL-ISLAM.ID]  Menurut hasil quick count seluruh lembaga survei, PSI tidak lolos ke Senayan karena hanya meraih suara 2,6%.

Syarat lolos ke Senayan (Parlement Threshold) adalah minimal perolehan suara secara nasional 4%.

Pendiri dan Direktur lembaga suvei Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, meminta PSI untuk legowo tidak lolos ke Senayan.

"Mending PSI menerima kenyataan dengan lapang dada. Ketimbang lolos PT tapi malah menimbulkan deligitimasi thd hasil pemilu 2024," kata Burhanuddin Muhtadi di akun twitternya @BurhanMuhtadi, Minggu (25/2/2024).

"Artinya, PSI lolos PT 4% itu statistically impossible (secara statistik mustahil terjadi). Dan kalau itu terjadi, maka pasti (probability 100%) terjadi kecurangan luar biasa yang TSM pada hasil pemilu 2024 untuk meloloskan PSI. Begitu bahasa rumitnya ya Mas @BurhanMuhtadi?" ujar pendiri Drone Emprit Ismail Fahmi @ismailfahmi.

"Ya, sudah terjadi ijma’ “ulama” quick count bahwa PSI tdk lolos PT 4%. Jika data semua lembaga penyelenggara quick count digabung, maka sampel jadi gede dan MoE jadi makin kecil. Tanpa digabung aja MoE kurang dari 1%, dan itupun PSI tdk sampe 4%," tandas @BurhanMuhtadi.

Kalau PSI lolos ke Senayan, padahal hasil quick count tidak lolos, maka hasil quick count untuk Pilpres pun akhirnya dipertanyakan.

Inilah mengapa Burhan minta PSI legowo. Karena nanti lembaga survei yang udah ngeluarin hasil quick count jadi jatuh kepercayaannya.

Masyarakat nanti tidak akan percaya dengan hasil quick count lembaga survei, termasuknya lembaga survei Burhan. Hehehe....

Burhanuddin Muhtadi oleh publik netizen di media sosial disebut sebagai pendukung Prabowo-Gibran. Netizen menduga survei-surveinya dibiayai kubu 02.

"Burhan paham, secara kemampuan rezim kalau mau bisa saja menyulap hasil pileg agar PSI lolos. Tapi dia begging (memohon) ke pemerintah agar jangan dilakukan daripada pilpres nya malah jadi dianggap meragukan," komen @rustamaji.

SIMALAKAMA KAN JADINYA? HEHEHE....

πŸ‘‡πŸ‘‡
Baca juga :