Cuma mo kasih tau... Pencipta Lagu Mars Kebangsaan "Hari Merdeka" H. Mutahar Seorang Habib Keturunan Yaman 😍👍

[PORTAL-ISLAM.ID] Sayyid Muhammad Husein bin Salim bin Ahmad bin Salim bin Ahmad al-Muthahar atau yang lebih dikenal dengan nama H. Mutahar (5 Agustus 1916 – 9 Juni 2004), adalah tokoh negarawan dalam masa-masa awal kemerdekaan Indonesia. Namanya paling dikenal sebagai seorang komponis Indonesia, terutama untuk kategori lagu nasional dan kepanduan. 

Husein Mutahar atau lebih dikenal dengan H. Mutahar adalah pencipta lagu "Hari Merdeka". 

Tak banyak yang tahu, dia juga merupakan tokoh pendiri Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Mutahar dikenal aktif dalam kegiatan kepanduan. Ia adalah salah seorang tokoh utama Pandu Rakyat Indonesia, gerakan kepanduan independen yang berhaluan nasionalis.

H Mutahar merupakan tokoh di balik Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Tim yang beranggotakan pelajar dari berbagai penjuru Indonesia tersebut bertugas mengibarkan Bendera Pusaka dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI.

Berikut Ini 5 fakta menarik dari H Mutahar, Pencetus Paskibraka

1. Keturunan Arab Yaman

H. Mutahar terlahir dari keluarga Arab-Indonesia yang mapan dan termasuk kelompok sayyid. 

Ia lahir di Semarang, Jawa Tengah pada 5 Agustus 1916.

Selama hidup ia tidak menikah, namun mempunyai delapan anak semang (6 laki-laki dan 2 perempuan). Sebagian merupakan ”se­rahan” dari ibu mereka —yang janda— atau bapak me­reka —beberapa waktu sebelum meninggal dunia. Ada pula bapak/ibu yang sukarela menyerahkan anaknya untuk diakui sebagai anak sendiri. Semua sudah beru­mah tangga dan mempunyai 15 orang cucu (7 laki-laki dan 8 perempuan).

2. Komponis Lagu Kebangsaan

H Mutahar lebih dikenal sebagai seorang komponis musik Indonesia, terutama untuk kategori lagu kebangsaan dan kepanduan.

Lagu ciptaannya yang populer adalah hymne Syukur (diperkenalkan Januari 1945) dan mars Hari Merdeka (1946). Karya terakhirnya, Dirgahayu Indonesiaku , menjadi lagu resmi ulang tahun ke-50 Kemerdekaan Indonesia.

Lagu kepanduan ciptaannya, antara lain "Gembira", "Tepuk Tangan Silang-silang", "Mari Tepuk", "Slamatlah", "Jangan Putus Asa", "Saat Berpisah", dan "Hymne Pramuka".

3. Tokoh Pencetus Paskibraka

H Mutahar merupakan tokoh di balik Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Tim yang beranggotakan pelajar dari berbagai penjuru Indonesia tersebut bertugas mengibarkan Bendera Pusaka dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI.

4. Karir

Ia mengecap pendidikan setahun di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada periode 1946-1947, setelah tamat dari MULO B (1934) dan AMS A-I (1938).

Pada tahun 1945, Mutahar bekerja sebagai Sekretaris Panglima Angkatan Laut RI di Yogyakarta, kemudian menjadi pegawai tinggi Sekretariat Negara di Yogyakarta (1947).
 
Selanjutnya, ia mendapat jabatan-jabatan yang meloncat-loncat antardepartemen. Puncak kariernya sebagai pejabat negara barangkali adalah sebagai Duta Besar RI di Vatikan (1969-1973).

Ia diketahui menguasai paling tidak enam bahasa secara aktif. Jabatan terakhirnya adalah sebagai Pejabat Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri (1974).

5. Wafat

Mutahar meninggal dunia di Jakarta tanggal 9 Juni 2004 pada usia 87 tahun akibat sakit tua. Jenazahnya dimakamkan di Pemakaman Jeruk Purut, Jakarta Selatan.

Baca juga :