Belum Apa-apa... Biaya Bangun Infrastruktur Dasar IKN Membengkak Jadi Rp 58 Triliun!

[PORTAL-ISLAM.ID] Nah ini dia, proyek yang dikerjakan secara terburu-buru, proyek baru akan dimulai saja anggaran sudah membengkak 15 T.

Banyak ahli yang menyarankan untuk tunda pengerjaan pindah IKN dan diminta lakukan kajian ulang apakah proyek pindah IKN ini layak untuk dikerjakan disaat negara lagi tidak punya dana dan tidak ada investor asing mau berinvestasi di IKN (investor asing diduga semua mundur dan pemerintah sekarang menawarkan proyek pindah IKN ini ke investor lokal).

Proyek IKN ini mengulang kembali Proyek Kereta Cepat, terburu-buru dan dipaksakan. Tanpa perencanaan matang, akhirnya biaya membengkak terus. Juga sama-sama proyek yang tidak jelas untuk kepentingan siapa. Rakyat tidak butuh proyek-proyek seperti ini!

***

Biaya Bangun Infrastruktur Dasar IKN Membengkak Jadi Rp 58 Triliun

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggaran proyek infrastruktur dasar Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur kemungkinan membengkak sebesar Rp 15 triliun jadi Rp 58 triliun.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan, dana yang dibutuhkan untuk membangun infrastruktur dasar di IKN periode 2022-2024 adalah Rp 43,73 triliun.

"Kalau yang pada 2022-2024 ini Rp 43 triliun, mungkin yang zona 1B dan 1C Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) akan tambah Rp 15 triliun," papar Basuki, Senin (31/10/2022).

Hal ini dikarenakan kedua jalan tersebut merupakan jalan produksi yang diharapkan pada kuartal I-2023 bisa dimanfaatkan oleh Presiden Joko Widodo untuk menarik investor datang dan ikut mengembangkan IKN.