Karni Ilyas ILC Buka-bukaan: BISNIS BESAR DI BALIK TRAGEDI KANJURUHAN

Bisnis Besar di Balik Tragedi Kanjuruhan

Karni Ilyas, ILC: 

"Kenapa kita bahas, karena ternyata ada kira-kira Rp 250 miliar kontrak untuk menyiarkan pertandingan sepakbola. Rp 250 miliar itu kira-kira untuk 306 pertandingan dan kira-kira Rp 750 juta harga pertandingan (per-match).

Siapa yang untung dari ini? Ini yang kita akan bahas, karena disalahkan TV maunya jamnya dimundurkan ke malam agar dapat (jam) primetime & Iklan rokok. Karena iklan rokok baru boleh ditayangkan jam 10 malam. Apakah ia TV dapat untung besar?

Kalau saya nggak salah, itu bola kita aja dapat kesempatan beriklan itu 15 menit. 5 Menit di awal 5 menit di belakang & 5 Menit di tengah atau waktu istirahat itu habis 2 menit untuk komentator & host jadi sisanya cuma 2 menit....

Yang lain berarti kita hanya 12 menit (beriklan). Seandainya kita dapat 15 menit, itu iklannya 30 spot kalau pun kita pasang harga (Iklan) premium itu 30 x 40, Premium itu 40 jt satu spot. 40 jt x 30 Itu 1,2 M, gede dong untuk TVnya? Nggak juga...

Karena dari 1,2 M ini paling kurang diskonnya 30%, Lah berapa jadinya TV coba dapat ya kira-kira, 840 juta. Padahal tadi kita beli 750 juta, belum lagi kita menyiapkan studio, belum lagi talentnya atau komentatornya harus kita kasih honor.

Jadi nggak juga Indosiar (untung). Terus siapa? Kalau menurut hitungan saya ini yang dapat untung besar itu, PT LIB (PT Liga Indonesia Baru, penyelenggara Liga 1) karena dia kantongi Rp 250 M dan kemudian dia produksi kira-kira 200 juta. Dan dari 250 M itu kalau nggak salah dapatnya cuma 5 M (untuk) masing-masing klub. Jadi kalau 18 klub berarti kira-kira 80 Milliar. Itu pengeluaran PT LIB. 

Dan dari pengeluaran tersebut kita belum masukan penerimaan dari sponsor. Sponsor yang di pungut Liga ada dari BRI, dari Gojek dll. Ini sponsor utama, ada lagi sponsor yang biasa. Dan kira-kira sponsor Gojek aja bayar 125 Milliar. Jadi yang untung ya dalam ini PT LIB."

*NB: Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (Dirut PT LIB) Akhmad Hadian Lukita sudah ditetapkan sebagai salah satu tersangka Tragedi Kanjuruhan.

SIMAK SELENGKAPNYA VIDEO Karni Ilyas ILC: