KEMENAG MELAKUKAN PENIPUAN

KEMENAG MELAKUKAN PENIPUAN

Oleh: Radhar Tribaskoro

Daftar tunggu haji Indonesia nyaris 100 tahun, padahal usia peserta haji dibatasi maksimal 70 tahun. Ini tidak rasional. Pemerintah seharusnya menghentikan pendafaran haji sampai minimal 30 tahun ke depan. Kalau tidak, sama saja pemerintah melakukan penipuan karena menarik uang dengan janji yang tidak mungkin dipenuhi.

(fb)

***

Daftar Tunggu Haji Indonesia Nyaris 100 Tahun, Cek Wilayah Waiting List Haji Terlama 2022, Ini Alasan Kemenag

Daftar tunggu haji Indonesia nyaris mendekati 100 tahun bagi yang baru mendaftar. Wilayah mana saja yang termasuk waiting list haji terlama 2022? Apa alasan Kemenag atas hal ini?

Selain wajib bagi yang mampu, ibadah haji adalah salah satu amalan istimewa bagi umat muslim. 

Sayangnya, bagi umat muslim yang akan berangkat haji di Indonesia, diperlukan penantian yang panjang. Hal ini lantaran seseorang yang mendaftarkan diri untuk berangkat haji tidak langsung dapat diberangkatkan.

Semua jamaah haji Indonesia yang mendaftar akan masuk ke dalam daftar tunggu terlebih dahulu dan baru akan berangkat sesuai dengan tahun yang telah ditetapkan.

Namun, daftar tunggu haji Indonesia terbilang cukup lama bahkan bisa dikatakan akan memupus harapan mereka yang berniat berangkat haji. Pasalnya, dari data terbaru yang diakses melalui laman resminya, daftar tunggu ini ada yang nyaris mendekati 100 tahun.

Dikutip dari situs resmi Kementerian Agama (Kemenag), melalui link https://haji.kemenag.go.id/v4/waiting-list, berikut wilayah dengan daftar tunggu haji paling lama di Indonesia tahun 2022:

1. Kabupaten Bantaeng: 97 tahun
2. Kabupaten Sidrap: 94 tahun
3. Kabupaten Pinrang: 91 tahun
4. Kabupaten Jeneponto: 83 tahun
5. Kabupaten Wajo: 87 tahun
6. Kota Makassar: 84 tahun
7. Kota Pare-pare: 84 tahun
8. Kota Bontang: 81 tahun
9. Kabupaten Maros: 79 tahun
10. Kabupaten Bone: 79 tahun
11. Kabupaten Gowa: 78 tahun
12. Kabupaten Sopeng: 78 tahun
13. Kabupaten Mamuju Tengah: 78 tahun
14. Kalimantan Selatan: 76 tahun
15. Kota Samarinda: 73 tahun


Baca juga :