Bib Kribo Akui Pernah Ngemis Bantuan ke Anies

[PORTAL-ISLAM.ID]  Zein Assegaf alias Zein Kribo alias Bib Kribo mengaku pernah meminta bantuan ke Anies Baswedan lewat Geisz Chalifah untuk keperluan kuliah anaknya.

“Kalau saya minta bantuan untuk kuliah anak saya waktu itu, apa salahnya. Saya berteman dengan Anies,” kata Zein Kribo dalam video yang beredar, Ahad (8/5/2022).

Sebelumnya diberitakan, Zein Kribo pernah mendatangi kantor Geisz Chalifah meminta bantuan Anies Baswedan untuk menyelesaikan urusan kuliah anaknya.

"Si Zen Segaf datang ke Yayasan yang saya sebagai ketuanya. Minta jadwal ketemu Anies, meminta kesiapan Anies utk bersedia menjadi calon presiden. Dia Juga datang kekantor sy agar Anies membantu urusan kuliah anaknya. Kalau dia mau bantah silahkan bantah pakai Qur'an kalau dia berani," kata Geisz Chalifah di akun twitternya.

Pernyataan Geisz Chalifah ini menanggapi kelakuan Si Kribo yang sekarang malah gencar menyerang Anies Baswedan.

Bahkan Si Kribo mengaku takut jika Anies Baswedan terpilih sebagai presiden RI pada Pilpres 2024 mendatang.

Sebab, Zein Kribo mengatakan bahwa jika Anies jadi presiden maka negara ini akan hancur.

“Jujur, saya takut dengan Anies kalau jadi presiden. Hancur negeri ini, pecah NKRI, akan dijual negeri ini,” kata Zein dalam sebuah potongan video yang diunggah oleh politikus PDIP Ruhut Sitompul di akun Twitter-nya, Kamis 5 April 2022.

Zein Kribo mengatakan, gerakan radikal akan tumbuh subur jika Anies jadi presiden.

“Gerakan-gerakan radikal ini, bawa agama akan tumbuh subur,” tutur pria yang mengaku sebagai ‘Habib’ itu.

Oleh karena itu, Zein Kribo mengimbau kepada masyarakat jika hendak memilih presiden selanjutnya maka pilihlah calon yang didukung oleh Jokowi.

“Besok kalau anda mau pilih presiden, pilih yang dukung Jokowi. Istilahnya kalau di zaman Nabi, kita-kita yang awam ini, kita ikut orang yang bener. Siapa sekarang kita punya orang bener? Siapa kita punya presiden yang terbaik? Adalah Jokowi,” jelasnya.

“Jadi besok di 2024, kita pilih siapa yang didukung oleh Jokowi. Kita bersatu. Untuk apa? Untuk melawan mereka-mereka ini,” sambungnya.