Doktor & Mahasiswa Bersuit

Ini adalah seorang dosen bergelar doktor yang lagi menyampaikan kuliahnya di sebuah universitas.

Baru saja ia mulai, tiba-tiba salah seorang mahasiswa bersuit di belakang.

Dosen itu diam sejenak, lalu bertanya: "Siapa yang bersuit barusan?"

Namun tidak ada seorangpun yang menjawab.

Ia lanjutkan kuliahnya. Tidak lama kedengaran lagi suitan dari seorang mahasiswa di saat ia membelakang kepada mereka.

Sejenak ia diam lagi dan bertanya: "Siapa yang bersuit tadi?"

Tidak juga ada jawaban. Semua mahasiswa diam tidak mau tahu.

Dengan tenang ia lanjutkan lagi menjelaskan perkuliahan yang ia sampaikan.

Betul-betul sial, baru saja ia bicara beberapa kalimat kedengaran lagi suitan yang lebih memekakkan telinga.

Setelah itu ia meletakkan pena di atas buku absen. Dan ia berkata: "Kuliah hari ini sudah selesai. Namun sebelum aku keluar dari rungan ini aku akan menceritakan suatu pengalaman.

Suasana hening tiba-tiba menyelimuti rungan perkuliahan.

Suatu malam aku ditimpa rasa gelisah. Susah payah aku menenangkan pikiran supaya bisa tidur, tapi tidak kunjung bisa memejamkan mata.

Akhirnya aku memutuskan untuk keluar dari rumah. Aku menaiki mobil, berjalan tanpa tujuan yang pasti.

Ketika aku lagi mondar-mandir di jalan dengan perasaan tak menentu, tiba-tiba aku melihat seorang perempuan tua yang membawa beban berat di tangannya lagi berdiri di pinggir jalan.

Aku berhenti tepat di depannya dan menawarkan bantuan kalau-kalau ia membutuhkan.

Dia sangat gembira sekali. Dan langsung saja aku mempersilahkannnya untuk naik.

Setelah mobil melaju, dalam hati aku berbisik, perempuan tua ini pasti mengenalku dengan baik.

Tiba-tiba ia berkata sambil memandangiku dalam-dalam: "Doktor, aku punya seorang anak hasil hubungan gelap yang belajar di universitas tempat anda mengajar. Aku berharap anda bisa menjadi sandaran baginya, supaya ia bisa menghadapi perkuliahan lebih baik lagi".

Aku bertanya: "Mungkinkah anda menyebutkan namanya kepadaku, supaya aku bisa memberikan apa yang menjadi harapan anda"?

Perempuan itu tersenyum, lalu berujar: "Anda akan mengenalnya tanpa aku mesti menyebutkan namanya. Dia seorang anak yang suka bikin keributan dan sering bersuit".

Dengan spontan seluruh mahasiswa yang hadir menoleh ke arah mahasiswa yang bersuit tadi.

Dengan mata berbinar dan suara ditekan pertanda menahan emosi, dosen itu berkata: "Ayo ke sini anakku, apakah kamu mengira aku berhasil mendapatkan gelar doktor ini dari pasar keledai"?!

😄😆😅😂

(Dr. Zulfi Akmal)