Facebook Hapus Ratusan Akun Saracen di Indonesia Termasuk Abu Janda (Permadi Arya), Tagar #PermadiAryaBosSaracen Jadi Trending Topik No.1 Twitter


[PORTAL-ISLAM.ID] Merebaknya berita palsu alias hoaks di Indonesia yang disebar lewat Facebook membuat media sosial ini bertindak tegas. Facebook mengatakan telah menghapus ratusan akun Facebook dan Instagram serta halaman (Page) yang menyebarkan berita palsu di Indonesia.

Menurut Facebook, keseluruh halaman dan akun tersebut memiliki keterikatan dengan kelompok Saracen. Saracen sendiri adalah kelompok yang menggunakan ribuan akun media sosial untuk menyebarkan kebencian.

Dalam keterangan yang dikeluarkan pada 31 Januari 2019, Kepala Kebijakan Keamanan Siber Facebook Nathaniel Gleicher menjelaskan pihaknya telah mencatat perilaku tidak asli yang terkoordinasi dalam akun Facebook di Indonesia. Akibat hal tersebut, Facebook melakukan banyak penghapusan akun dan grup.

Menariknya, salah satu halaman (fanpage) yang dihapus pihak facebook sebagai bagian dari jaringan Saracen adalah Permadi Arya alias Abu Janda.


Permadi Arya alias Abu Janda adalah pendukung Jokowi yang aktif di sosial media.

Padahal saat heboh Saracen, Presiden Jokowi sampai perintahkan langsung Kapolri untuk usut tuntas!

Harusnya data dari Kepala Kebijakan Keamanan Siber Facebook bisa dipakai untuk mengusut tuntas jaringan Saracen penyebar Hoax dan Fitnah.


Atas tindakan facebook itu, hari ini, Jumat (8/2/2019), Permadi Arya alias Abu Janda melayangkan surat somasi Rp1 triliun kepada CEO dan pendiri Facebook Mark Zuckerberg atas tuduhan dirinya termasuk produsen fitnah Saracen.

Hal itu dilakukan Abu Janda yang didampingi lebih dari 10 kuasa hukum dari FMP Law Firm saat mendatangi perwakilan kantor Facebook di kawasan Gatot Subroto.

"Alasan saya karena katanya menurut temuan mereka, Page Abu Janda followers-nya 500 ribu bagian dari Saracen dan nama saya disebut jelas," kata Arya di Capital Place, Jumat (8/2).

Arya menyatakan somasi dilayangkan karena dirinya tak terima dituduh menjadi bagian Saracen. Somasi ditegaskan tak semata-mata karena akun Facebooknya ditutup.

"Ini kami kasih waktu empat hari buat Facebook membersihkan nama saya dan mengembalikan akun saya yang di-banned. Kalau dalam empat hari tidak dibuat clear, serius kami akan gugat ke pengadilan materiil dan Kepolisian soal UU ITE," tuturnya.

Di sosial media, warganet menyambut penutupan akun Permadi Arya alias Abu Janda oleh Facebook dengan meramaikan tagar #PermadiAryaBosSaracen.

Bahkan tagar #PermadiAryaBosSaracen malam ini menjadi Trending Topik nomor 1 di Twitter.

Berikut diantara kicauan warganet: