Kedudukan Imam Syafi'i di sisi Allah

Murid Imam Asy-Syafi'i, Ar-Rabi' bin Sulaiman berkata:

“Aku melihat Imam Syafi’i setelah kematian beliau dalam mimpiku, aku pun bertanya padanya,

“Wahai Abu Abdillah (panggilan Imam Syafi'i), apa yang diperbuat Allah Subhanahu wa Ta’alla denganmu?” 

Dia (Imam Syafi'i) menjawab,

“Mendudukan diriku diatas kursi yang terbuat dari emas dan menaburkan disekelilingku permata yang halus”.

***

Ar-Rabi' bin Sulaiman (174–270 Hijriah) adalah seorang ahli hadis dan ulama di bidang ilmu fikih. Ia adalah murid sekaligus teman dari Imam Asy-Syafi'i. Ia dikenal sebagai salah satu murid Asy-Syafi'i yang banyak meriwayatkan tulisan-tulisan gurunya.

Imam Asy-Syafi'i adalah salah satu dari empat Imam Sunni besar. 

Imam Asy-Syafi'i lahir di Gaza Palestina, dan kemudian tinggal di Makkah dan Madinah, kemudian ia beralih ke Yaman, Baghdad, dan Mesir.

Imam Asy-Syafi'i meninggal pada usia 54 tahun pada tanggal 30 Rajab tahun 204 H (20 Januari 820 M), di Fustat, Mesir, dan dimakamkan di kubah Bani Abdul Hakam, dekat Gunung al-Muqattam.

Semoga Allah Shubhanahu wa Ta’alla merahmati Imam Syafi’i, dan membalas atas jasanya terhadap Islam dan kaum muslimin dengan sebaik-baik balasan, serta menempatkan beliau dengan derajat yang tinggi.

Baca juga :