Reiza Patters: Terlalu banyak risiko, Ganjar atau Prabowo kalah kalau 3 pasang, Referensinya Pilgub DKI 2017, Anies tetap menang

[PORTAL-ISLAM.ID]  Dedengkot tukang survey yang merupakan Pendiri Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Jusuf Wanandi memprediksi pemilihan presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2024 hanya dua pasangan calon.

Menurutnya, Presiden Jokowi akan berusaha agar paslon presiden dan wakil di Pilpres 2024 hanya ada dua pasangan. 

Sebab menurut Jusuf, sangat sulit untuk memperkirakan kemenangan jika ada tiga pasangan calon yang bertarung di Pilpres 2024. 

Jusuf berkaca dari Pilkada DKI Jakarta 2017 yang memunculkan tiga pasangan calon, dimana prediksi awal hasil survei Ahok yang menang, tapi karena tiga pasang harus putaran dua, dan akhirnya Ahok keok, yang menang Anies. 

"Maka itu saya kira koalisi pendukung keberlanjutan pemerintahan Jokowi ini tidak akan membiarkan lebih dari dua pasangan capres dan cawapres. Karena terlalu banyak risiko," ujar Jusuf di program Rosi KOMPAS TV, Kamis (25/5/2023). 

Statemen Jusuf Wanandi ini ditanggapi orang dekat Anies Baswedan, akun twitter @Reiza_Patters.

"Terlalu banyak risiko, Ganjar atau Prabowo kalah kalau 3 pasang. Referensinya Pilgub DKI 2017. Gw dah ngomong dari kapan itu mah. Tapi kalo Head to Head juga, Anies yang menang juga. Survey CSIS di kalangan muda waktu itu cerminan nyata. hehehehe," cuit @Reiza_Patters, Jumat (26/5/2023).

"Serba salah emang mereka. Head to Head gak berani. Pasang 2, malah saling gerus bukannya gerus lawan. Jadi ya udah kayak Sunatullah aja ini mah Anies jadi Presiden RI 2024-2029. 😁," lanjut @Reiza_Patters.

πŸ‘‡πŸ‘‡
Baca juga :