Komisaris Penista Agama

[PORTAL-ISLAM.ID] "Memilih capres jangan sembrono apalgi memilih Capres yang didukung kelompok radikal yg suka mengkafir-kafirkan, pengasong khilafuck anti Pancasila, gerombolan yg melarang pendirian rumah ibadah minoritas," kata Komisaris PT Pelni Dede Budhyarto di akun twitternya.

Twit provokatif buzzer yang jadi komisaris ini sudah sangat keterlaluan.

"Khilafah adalah kosakata yg memliki landasan Wahyu dan telah dipakai oleh generasi terbaik umat ini. Jika sistem ini sekarang tidak dipakai oleh negara kita, bukan berarti seseorang, apalagi dia muslim, bisa begitu saja melecehknnya dgn ungkapan 'khilafuck'," kata Ustadz Abdullah Haidir di akun twitternya.

"Kok bisa komisaris BUMN yg notabene perusahaan milik rakyat apapun afiliasi politiknya, ngetwit soal politik yg sangat tendensius, mengandung unsur penistaan agama pula? Kalau tidak ada sanksi apa2 terhadap manusia bejat seperti ini, berarti memang dia 'dipelihara' ...," ujarnya.

"Dia merasa aman ustadz, makanya berani ngetwit apa aja, tunggu rezim kelar dah," komen netizen @hamud_fauzan.