Maksudnya Mau Nyinyir Anies, Eh Malah Terjungkir, Makanya Sebelum Ngomong Cari Data Dulu Yang Bener Biar Gak Malu-maluin

[PORTAL-ISLAM.ID]  Viral video Gubernur Jawa Tengah membanggakan program guru agama di Jawa Tengah yang mendapat subsidi setiap tahun.

"Guru Agama semua di Jawa Tengah kami kasih subsidi setiap tahun di periode saya yang kedua. Guru Agamanya, bukan Rumah Ibadahnya. Dan yang rumah ibadahnya sudah terus menerus, meskipun tidak semunya, karena kami tidak kaya sekaya yang lain," kata Gubernur Jateng dalam videonya.

Sampai sini sebetulnya tidak ada masalah.

Tapi kok malah nyinyir Jakarta.

"Maka kalao Pak Hano ngambil kayak yang di Jakarta, mohon maaf karena contohnya konkrit tadi, saya tanya Apakah pengajar agama di Jakarta juga mendapat bantuan dari pemerintahnya yang cukup kaya rayat itu," kata Gubernur Jateng sambil cengengesan. 

Mending kalau datanya valid.

Ternyata di DKI Jakarta Guru Agama malah mendapat tunjangan Rp 1 juta tiap bulan atau Rp 12 juta dalam setahun.

"Pak Ganjar ini kayaknya kurang update info, guru agama di DKI  mendapat insentif dari Pemprov DKI. Bukan hanya itu, tapi takmir masjid, guru ngaji, guru sekolah minggu juga mendapat insentif, jd ini bukan masalah politis pak, kalo alasan prop anda kurang kaya, itu baru masuk akal 😎," komen netizen @Naollivia.

Anies Berikan Tunjangan ke Guru Agama Rp 1 Juta Per Bulan

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan hibah kepada setiap guru agama dan madrasah di DKI sebesar Rp 1 juta per bulan. Hibah tersebut diberikan melalui Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Pemberian hibah tersebut diatur dalam Pergub Nomor 84 Tahun 2018 tentang Pemberian Tunjangan Penambahan Penghasilan kepada Para Guru Agama dan Guru Madrasah Berstatus PNS Kemenag. Pemberian hibah tersebut dimulai sejak Januari 2018.


[VIDEO Gubernur Jateng dipermalukan karena datanya tidak valid]