INNALILLAHI... Rayhan, Pelajar Tewas karena Nahi Munkar

Rayhan Tewas karena Nahi Munkar

Beginilah beratnya amar makruf nahi munkar di tengak maraknya kemaksiatan, nyawa pun jadi taruhan 😭

Innalillaahi wainnailaihi rajiuun ... turut berduka cita ... semoga husnul khatimah, Nak!

Kisah Tragis Rayhan, Atlet Porprov Paser Meregang Nyawa Usai Dikeroyok: Dia Ingin Jadi Abdi Negara

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Rayhan Oktaviannur Rahmadani (16), pelajar SMAN 1 Tanah Grogot yang juga atlet futsal Kabupaten Paser (Kalimantan Timur) harus meregang nyawa usai dikeroyok 9 orang tak dikenal pada 23 Agustus 2022.

Atlet futsal yang siap memperkuat Tim Porprov Paser ini menjadi korban pengeroyokan gara-gara menegur seseorang yang tengah pacaran di hutan kota.

Remaja yang masih duduk di Kelas XII itu dikenal sebagai sosok penyabar di kalangan keluarga dan teman-teman sekolahnya.

Naas, Rayhan harus kehilangan nyawanya di tangan 9 pelaku pengeroyokan setelah mendapat perawatan intensif di RSUD Panglima Sebaya selama 2 hari dan dirujuk ke RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan.

Salah satu keluarga dekat korban menjelaskan, Rayhan sempat mendapat perawatan intensif di dua rumah sakit.

"Almarhum mendapat perawatan intensif di RSUD Panglima Sebaya selama 2 hari, kemudian dirujuk ke RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan dan sempat dirawat kurang lebih 30 menit," jelas keluarga yang enggan disebut namanya kepada Tribunkaltim.co, Minggu (28/8/2022).

Pada 25 Agustus 2022, sekitar pukul 10:00 Wita, keluarga menerima telepon dari RSUD Panglima Sebaya yang menginformasikan bahwa kesadaran Rayhan menurun drastis.

Berbeda saat pasca pengeroyokan yang terjadi pada 23 Agustus 2022 sekira pukul 23.00 Wita lalu, korban saat dirawat masih bisa diajak berkomunikasi.

"Diajak ngomong, Rayhan cuma bisa mengeluarkan air mata dan berontak, hingga proses rujukan selesai sekitar 17.00 Wita, korban langsung dibawa ke RSUD Kanujoso Balikpapan," beber keluarga dekat korban.

Akhirnya, Rayhan menutup mata selama-lamanya.

Semoga Allah SWT menempatkannya kelak di surga. Aamiin.

[VIDEO - Press release pihak kepolisian kronologi kejadian]