Pria Asal Inggris Adam Muhammad Jalan Kaki ke Mekkah Tunaikan Haji, Perjalanan 6.500 Km, 10 Bulan Lebih, Melintasi 9 Negara

[PORTAL-ISLAM.ID]  Adam Muhammad, pria muslim asal Inggris keturunan Irak-Kurdi melakukan perjalanan ibadah haji dengan berjalan kaki dengan gerobaknya dari Inggris ke Mekah, Arab Saudi.

Muhammad yang berusia 52 tahun ini berangkat dari tempat tinggalnya yaitu di Wolverhampton, West Midlands, Inggris pada 1 Agustus 2021 lalu. 

Dia telah sampai di Kota Mekkah pada hari Ahad, 26 Juni 2022.

Muhammad berjalan lebih dari 6.500 kilometer dari Inggris dan melintasi sembilan negara: Belanda, Jerman, Republik Ceko, Hongaria, Rumania, Bulgaria, Turki, Suriah, dan Yordania, sebelum tiba di Arab Saudi.

Di Makkah, kerumunan besar peziarah dan orang lain menyambut kedatangan Muhammad, yang diliputi oleh emosi kegembiraan dan rasa syukur atas perjalanan yang sukses.

Menurut Muhammad, dia menyelesaikan perjalanan dalam 10 bulan dan 26 hari.

Ini adalah mimpi seumur hidup dan mimpi yang menjadi kenyataan ketika dia mencapai apa yang dianggap banyak orang sebagai prestasi yang mustahil. 

“Haji adalah keinginan saya yang paling agung,” katanya setelah mencapai Mekkah, melakukan umrah dan menghabiskan banyak waktu di sekitar Ka'bah Suci.

Adam Muhammad, yang telah tinggal di Inggris selama sekitar 25 tahun, bermimpi untuk melakukan perjalanan spiritual ke Mekah untuk melakukan ritual wajib haji. 

"Ada suara kuat di dalam diri saya yang mengatakan saya bisa pergi ke Mekah dengan berjalan kaki dari rumah saya. Saya tidak bisa mengabaikan suara ini. Suara itu membara di dalam diri saya seperti gunung berapi," kata Muhammad, dilanisr Daily Sabah.

“Sejak pembatasan jam malam setelah merebaknya pandemi virus corona, saya menyibukkan diri dengan membaca dan memahami makna Al-Qur’an. Dan setelah satu setengah tahun mempelajari Kitab Suci secara mendalam, suatu hari saya terbangun dari tidur dengan sebuah intuisi yang menyuruh saya untuk berjalan kaki ke Mekah,” tuturnya.

Melalui perjalanannya melintasi 9 negara, Adam mengatakan bahwa dia tidak diganggu bahwa polisi di beberapa negara menolongnya setelah mereka terkejut dengan kondisinya. 

Adam menceritakan bahwa banyak orang membantunya dalam perjalanannya, tetapi dia tidak meminta bantuan dari siapa pun, dan menegaskan bahwa apa yang dia lakukan adalah demi Allah.

Simak videonya... MASYA ALLAH.

[VIDEO]