Guntur Romli PSI Dihajar Warga Betawi, Keras Banget!

[PORTAL-ISLAM.ID]  Politikus PSI Guntur Romli makin ngelantur saja ocehannya. Dia menuding pergantian nama-nama jalan di Jakarta dengan nama-nama Tokoh Betawi sebagai politisasi isu SARA.

"Perubahan nama2 jalan hanya dr tokoh-tokoh Betawi, bagi saya semakin meneguhkan Anies sbg Bapak Politik Identitas. Ini politisasi isu SARA di balik perubahan nama jalan. Harusnya Jakarta mencerminkan kebhinnekaan, ini ibu kota, jgn diidentikkan dgn satu suku saja," kicau si Mohamad Guntur Romli @GunRomli.

Warga Betawi rupanya sudah hilang kesabaran atas polah politikus PSI ini yang terus bikin provokasi di DKI Jakarta.

"Anjing nih orang, didiemin ngelunjak. Lu nyaleg aje bukan di Jakarta, tp bikin ributnye di Jakarta. Ada masalah ape lu Gun ame Jakarta? Lu tau gak, brp tanah orang Betawi yg direlain buat bangun jalan MHT (MH Thamrin)? Tibang nama jalan aje ampe kayak gini lo.. BANGSAT!!!" ungkap akun @2komaini_ahmad4.

Seperti diketahui, pada Pemilu 2019 lalu Guntur Romli menjadi Caleg PSI di Daerah Pemilihan Jawa Timur III yang mencakup Kabupaten Situbondo, Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Bondowoso. Guntur sendiri adalah putra daerah kelahiran Situbondo. Di Pemilu 2019 itu Guntur gagal lolos ke Senayan.

Anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) mbak Tatak Ujiyati juga turut merespons kicauan Guntur Romli.

"Lah, excuse me please? Anies apresiasi tokoh-tokoh lokal Betawi, yang selama ini terpinggirkan di tanah kelahiran mereka sendiri, dia bilang SARA. Kok dia jadi mempolitisasi kata "SARA" ya? Segala hal jadi SARA kalau tidak sesuai dg kepentingan politik dia," kata mbak Tatak Ujiyati di akun twitternya @tatakujiyati.