KENAPA RAS YAMAN YANG SELALU MEREKA SERANG?

KENAPA RAS YAMAN YANG SELALU MEREKA SERANG?

Saya sejak dulu selalu Penasaran. Kenapa Penghuni Kolam sangat benci dengan Yaman. Tepatnya Komunitas Arab Keturunan Yaman di Negeri ini.

Berkali-kali saya mendengar atau membaca di Media Sosial ujaran Kebencian terhadap Anak Bangsa kita keturunan Arab khususnya yang berasal dari Yaman.

"Pulangkan kembali ke Yaman"

"Keturunan Yaman mau menguasai Indonesia"

"Keturunan Yaman memecah-belah negeri ini"

Kurang lebih begitulah kata-kata atau ujaran kebencian yang umum kita dapatkan di Media Sosial.

Sebelumnya saya berpikir, kalau protes Anti Arab yang dikhususkan kepada WNI keturunan Yaman karena fenomena seorang Anies Baswedan.

Karena sejak kekalahan Ahok di Pilgub DKI, kebencian kepada Bang Anies memang sepertinya sangat sistematis dan berusaha dirawat oleh Sekelompok orang.

Bahkan termasuk oleh sebagian WNI Keturunan Arab lainnya. Sebut saja Bib Ucin, Bib Kribo dan Adinda Tsamara yang kemarin memutuskan keluar dari Genk Anti Arab- Pe-S-i.

Khusus Dek Tsamara, memang cukup mengejutkan. Mengapa dia bertahan cukup lama di Genk Kentut yang justru sangat anti kepada ras-nya sendiri.

Kembali ke masalah serangan kebencian sekelompok orang kepada Warga keturunan Arab khususnya Yaman. 

Saya juga heran. Kenapa tidak ada serangan kebencian kepada Warga Keturunan Arab dari Saudi, Uni Emirat atau Mesir, misalnya.

Apa mungkin karena Yaman adalah salah satu Negara Arab miskin dan sampai sekarang masih terus ribut dengan perang saudara?

Tapi bukannya ada juga Irak, Suriah dan Palestina yang memiliki nasib yang sama. Mesir juga secara perekonomian tidak terlalu jauh bedanya dengan Indonesia.

Keheranan saya seperti tercerahkan ketika kemarin menonton Chanel Youtubenya Mas Fouly (tolong diluruskan kalau salah nama). 

Mas Fouly adalah Warga Negara Mesir yang sekarang tinggal di Indonesia.

Beliau menjelaskan, kalau orang Yaman adalah Ras Arab paling murni. Bahkan lebih murni dibandingkan dengan Orang Saudi, Orang Mesir dan Orang-orang Arab lainnya.

Yaman juga menjadi Negeri atau Negara yang paling banyak dihuni Keturunan Rasulullah. Sampai-sampai Negeri Yaman disebut Kampung Dzurriyah Rasullah.

Jadi besar kemungkinan kalau kebencian kepada Arab-Yaman adalah "proyek" tersembunyi para Islamphobia. Sebagai alasan dan pelampiasan kebencian mereka kepada Rasulullah SAW dan Islam.

Sayangnya banyak juga umat Islam yang tergiring kepada irama gendang para Islamphobia ini.

Padahal sejak perang Kemerdekaan, sumbangsih orang Yaman dan Warga Keturunan Arab hanya bisa disamai oleh Orang Minang (kalau dibagi jumlah antara Tokoh Pejuang dengan jumlah orang-orangnya).

Sekedar informasi saja. Misalnya Bang Anies itu adalah keturunan Pak AR Baswesdan. Seorang Pahlawan Nasional. Pahlawan Kemerdekaan. Orang yang sangat berjasa menggalang pengakuan Kemerdekaan NKRI dari Negara-negara Arab.

Lah, mereka yang anti Bang Anies entah apa peran dan jasa kakek moyangnya buat Republik ini. Jangankan jadi pahlawan. Jangan-jangan jaman Penjajahan cuma kaki tangan atau mata-mata Belanda. 

Gitu-gitu, kok sikit-sikit mau mengusir Bang Anies dari negeri ini. Dasar Tulul!

(By Azwar Siregar)