Aliansi Ulama Madura: Ada Apa dengan Negeri Ini? Kenapa Ulama dan Tokoh Kami Seakan-akan Jadi Penjahat di Negeri Ini, Sementara Penghina Islam Abu Janda Denny Siregar Dibiarkan

[PORTAL-ISLAM.ID]  Aliansi Ulama Madura mendatangi dan bertemu Komisi III DPR RI pada Selasa lalu, 7 Desember 2021, tepat setahun peristiwa pembantaian enam syuhada laskar FPI.  

Dalam pertemuan itu mereka meminta DPR untuk membebaskan Habib Rizieq Syihab (HRS) yang saat ini tengah menjalani hukuman di penjara.

"Kami memohon kepada komisi III DPR RI agar mengusahakan HRS dibebaskan tanpa syarat," ucap Sekjen Aliansi Ulama Madura, KH. Fadholi Mohammad Ruham dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) bersama Komisi III di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (7/12/2021).

Menurutnya, vonis tersebut menjadi kurang tepat dan menyalahi prinsip keadilan yang sarat akan kepentingan politik.

Ulama asal Pamekasan itu juga mengutip salah satu ayat dalam Surah Almaidah yang maknanya janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum, lalu mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. 

Kenapa Ulama dan Tokoh Kami Seakan-akan Jadi Penjahat di Negeri Ini

Aliansi Ulama Madura juga menyampaikan kekecewaan terhadap jajaran penegak hukum yang seolah tidak mampu menindak tegas pelaku dugaan penistaan agama seperti Abu Janda dan Denny Siregar.

Kekecewaan itu disampaikan Ketua Umum Aliansi Ulama Madura, KH Ali Karrar Shinhaji, saat rapat dengar pendapat bersama Komisi III DPR RI.

"Kenapa ulama-ulama kami, tokoh-tokoh kami, seakan-akan jadi penjahat di negeri ini. Jadi kami oleh sekelompok orang disetting sedemikian rupa dengan tuduhan radikal. Gak ada pak paham-paham liar disini, semua ini Ahlus Sunah Wal Jamaah. Tolonglah, jangan kami diserang terus, disakiti terus," kata Kyai Ali Karrar dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi III DPR Pangeran Khairul Saleh, Selasa (7/12/2021).

"Seorang Abu Janda ini ngata-ngatain ulama, gak pernah diproses hukum," lanjut Kyai Ali Karrar.

Kyai Ali Karrar mengungkap dirinya puluhan tahun jadi pengurus Pemuda Ansor, badan otonom di bawah Nahdlatul Ulama.

"Saya pengurus Ansor 20 tahun. Sejak tahun 1994 sampai 2014 saya aktif (sebagai pengurus Ansor), orang ini (Abu Janda) enggak pernah ada. Seakan-akan (sekarang) dimunculkan sedemikian rupa, diproteksi sedemikian rupa, untuk menghina kami ulama, ini kok kebal hukum, kenapa?" terangnya.

Selain itu ada Denny Siregar dan terbaru KSAD.

"Ada lagi yang lain banyak, Denny Siregar... dan sekarang Masya Allah.. KSAD menghina agama kami. Ini ada apa? Di negeri ini ada apa?" ujar Kyai Ali Karrar.

SELENGKAPNYA VIDEO: